KLIKREAD.COM, Jakarta - Eks Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengaku gerah dan merasa tidak nyaman dengan sikap ceplas ceplos Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Hasan Nasbi menilai jika Purbaya Yudhi Sadewa sering menyinggung pejabat lain di hadapan publik.
Menurut mantan ketua Bakom ini, sikap tersebut berpotensi merusak citra serta kekompakan di tubuh pemerintah.
Baca Juga: Terbukti Bersalah, Artis Nikita Mirzani Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar
"Kalau dalam konteks pemerintahan, antar anggota kabinet sebaiknya tidak saling menyerang secara terbuka," ujarnya.
Sebelumnya beberapa pejabat lain juga mengkritik gaya bicara Purbaya, diantranya Bahlil Lahadalia, Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua MUI, dan Ketua Komisi XI DPR RI.
Mereka mengkritik sikap koboi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
"Karena hal itu justru akan melemahkan posisi pemerintah sendiri," kata Hasan lewat kanal YouTube miliknya.
Baca Juga: Tahun 2026, DKI Jakarta Bakal Tambah Lagi Sekolah Swasta Gratis Hingga 100 Sekolah
Komisaris Pertamina ini juga mengingatkan bahwa pertikaian di ruang publik bisa membuat masyarakat menilai pemerintah tidak kompak dan mudah diprovokasi.
"Kalau dibiarkan, bisa-bisa kepercayaan publik menurun," urainya.
la menambahkan, perbedaan pendapat antar pejabat masih wajar asalkan tidak saling menjatuhkan.
Baca Juga: KPK Telah Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh sejak Awal Tahun
Namun jika terus terjadi secara terbuka, hal itu dapat berdampak negatif terhadap solidaritas pemerintahan
Artikel Terkait
KPK Periksa Legislator Nasdem Rajiv Terkait Korupsi CSR BI-OJK
Jokowi Klarifikasi, Kereta Cepat Whoosh Bukan Proyek Rugi
KPK Masih Selidiki Terkait Mark Up Proyek Kereta Cepat Whoosh
Ketum PAN Apresiasi Kiprah Presiden Prabowo di Forum Internasional
Kementerian ATR BPN: Tanah dan Ruang Jadi Instrumen Pemerataan Kesejahteraan Rakyat
Jelang Sidang Vonis di PN Jaksel, Artis Nikita Mirzani: Happy
Akhirnya Sandra Dewi Cabut Gugatan Keberatan Penyitaan Aset Terkait Kasus Dugaan Korupsi Timah Harvey Moeis
KPK Telah Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh sejak Awal Tahun
Tahun 2026, DKI Jakarta Bakal Tambah Lagi Sekolah Swasta Gratis Hingga 100 Sekolah
Terbukti Bersalah, Artis Nikita Mirzani Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar