Menag Tegaskan Pesentren Merupakan Laboratorium Peradaban

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:12 WIB
Menag, Nasaruddin Umar./net
Menag, Nasaruddin Umar./net

KLIKREAD.COM, Malang - Menteri Agama Nasaruddin Umar Menegaskan, bahwa Pesantren sebagai laboratorium peradaban sekaligus lembaga pendidikan saat ini.

Ia meminta agar tidak ada yang mengusik sistem peradaban yang dikembangkan oleh pondok pesantren.

Hal ini disampaikan Nasaruddin usai menghadiri pendampingan aparatur sipil negara (ASN) dan peluncuran program Pendampingan Pesantren di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu 15 Oktober 2025.

Baca Juga: Jika Tidak Ada Itikad Baik, MPII Minta KPI Cabut Izin Trans7

Dilansir dari Antara, Nasaruddin mengatakan pesantren selama ini telah mampu membuktikan kemandirian kepada masyarakat luas dan telah menjadi benteng peradaban bangsa.

"Jadi, jangan sekali-kali mengusik sistem peradaban yang dikembangkan oleh pesantren," kata Nasaruddin.

"Pesantren sudah lebih dari 300 tahun mengabdikan diri untuk menciptakan keadaban dalam masyarakat Indonesia, melahirkan kemanusiaan yang adil dan beradab," ujarnya.

Baca Juga: Polda Kepri Gelar FGD untuk Cari Solusi Konflik Lahan dan Dukung Investasi di Kepulauan Riau

Nasaruddin turut menyoroti tayangan program dari salah satu stasiun televisi yang dinilai telah menyinggung aktivitas di salah satu pesantren.

Meski demikian, Nasaruddin menyatakan bahwa pihak dari stasiun televisi yang menyiarkan tayangan program telah menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya kesalahan dengan mendatangi langsung pesantren.

Menurutnya langkah yang telah dilakukan ini patut untuk diapresiasi.

Diharapkan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Baca Juga: Ledakan di Kapal MT Federal II PT ASL Tanjung Uncang Batam Tewaskan 10 Pekerja, 2 Masih Hilang

"Pihak penyelenggara juga sudah dengan terbuka meminta maaf kepada pesantren, bahkan sampai dua kali, pimpinannya datang ke Lirboyo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X