Selain membahas kenaikan pangkat, Zudan juga menyoroti pentingnya pemetaan ASN berbasis potensi dan kompetensi.
Baca Juga: Sri Mulyani Trending Topik Usai Prabowo Reshuffle Kabinet
Dia menilai, penempatan pegawai sesuai dengan keahlian dan potensi ini menjadi penting karena berkaitan dengan optimalisasi kinerja.
Dengan begitu, maka kualitas pelayanan publik akan semakin baik.
Untuk mendukung hal ini, lanjut dia, BKN akan menjalin kerjasama dengan ESQ Universitas Ary Ginanjar (UAG).
Kolaborasi tersebut difokuskan pada pemetaan potensi dan kompetensi ASN dengan pendekatan DNA talent.
Sehingga, pengembangan karier pegawai pun bisa lebih terarah.
“Jika setiap ASN menempati posisi secara potensi dan kompetensi yang tepat, mereka bisa bekerja secara optimal, dan memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” paparnya.
Baca Juga: Inilah Perjalanan Karier Ferry Juliantono Baru Dilantik Menjabat Menteri Koperasi
Gebrakan BKN ini diharapkan menjadi angin segar bagi jutaan ASN di seluruh Indonesia.
Dengan kesempatan kenaikan pangkat yang lebih terbuka dan sistem pemetaan kompetensi yang lebih terukur, profesi ASN diharapkan semakin profesional, adaptif, dan berdaya saing. ***
Artikel Terkait
Calon Hakim Agung Diduga Plagiat, Komisi III DPR Pertanyakan Seleksi Dilakukan KY
Polri Buru Aktor Utama Kerusuhan Demo Terjadi di Beberapa Daerah
Pesiden RI Prabowo Subianto Tunjuk Purbaya Yudhi Sadewa Gantikan Sri Mulyani Sebagai Menteri Keuangan
Inilah Jenjang Karier Purbaya Yadhi Sadewa Menggantikan Sri Mulayani Sebagai Menkeu Baru
KPK Kembali Lelang 82 Paket Aneka Barang Rampasan Kasus Tipikor Senilai Rp166 Miliar
Inilah Perjalanan Karier Ferry Juliantono Baru Dilantik Menjabat Menteri Koperasi
Viral di Medsos Foto Dua Menteri Kabinet Merah Putih Bermain Domino Bersama Tersangka Pembalakan Liar Hutan Indonesia
Sri Mulyani Trending Topik Usai Prabowo Reshuffle Kabinet
Purbaya Yudhi Sadewa Setelah Dilantik Jadi Menkeu Punya Harta Kekayaan Senilai Rp39 MIliar
Investasi SR023T3 & SR023T5 Dapatkan Kupon hingga 5,95% Per Tahun