KLIKREAD.COM, Jakarta - Polri akan memburu aktor utama kerusuhan Demonstrasi terjadi di beberapa daerah di Indonesia.
Peburuan ini Polri kerjasama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan melibatkan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
“Kerja sama nanti tentunya dengan teman-teman dari TNI, dari BAIS, dari BIN, dan seluruh elemen.
Tentunya yang bisa menjadi sumber informasi untuk kemudian kita bisa menuntaskan,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 8 September 2025.
Baca Juga: Calon Hakim Agung Diduga Plagiat, Komisi III DPR Pertanyakan Seleksi Dilakukan KY
Meski begitu, Kapolri berkomitmen pihaknya akan terus mendalami bukti-bukti yang ada di lapangan.
“Kami memiliki tugas untuk kemudian mendalami peristiwa yang terjadi, mulai dari fakta-fakta yang sudah kita dapatkan tentunya akan kita terus lengkapi,” jelasnya.
Dengan adanya kerja sama, Sigit berharap informasi yang didapatkan bisa membantu penyelidikan kasus kerusuhan.
Baca Juga: Ini Alasan Subhan Gugat Wapres Gibran Minta Ganti Rugi Rp125 Triliun Terkait Tidak Miliki Ijazah SMA
"Jadi tentunya, kami mendukung seluruh masukan, informasi yang tentunya bisa membuat yang saat ini sedang kita laksanakan bisa betul-betul bisa menjadi terang,” pungkas Kapolri. ***
Artikel Terkait
Bangunan Majelis Taklim di Ciomas Bogor Ambruk, Tewaskan 3 Orang dan Puluhan Luka-luka
Encuy Preman Pensiun Meninggal Dunia Diduga Gantung Diri
Polisi Minta Aktris Sherina Klarifikasi Terkait Ikut Menyelamatkan Kucing Uya Kuya Saat Terjadi Penjarahan
Bulog Pastikan Ketersediaan Beras SPHP Aman pada Gerakan Pangan Murah di 7 Ribu Titik
Kemnaker Perkuat Tata Kelola Pemerintah Lakukan Transformasi Birokrasi dan Pemberantasan Korupsi
Mendagri Sebut Komoditas Cabe Rawit Berpengaruh Besar Tren Penurunan Inflasi Pangan Nasional
Hasil Investasi Dana Haji, CJH Daftar Antri Dapat Potongan Biaya Haji Rp1,1 Juta
Penyaluran Nilai Manfaat Investasi Dana Haji Bisa Diakses Lewat Aplikasi BPKH Apps
Ini Alasan Subhan Gugat Wapres Gibran Minta Ganti Rugi Rp125 Triliun Terkait Tidak Miliki Ijazah SMA
Calon Hakim Agung Diduga Plagiat, Komisi III DPR Pertanyakan Seleksi Dilakukan KY