“Sebanyak 72 persen air segar dunia terserap untuk agrikultur.
Artinya, kita harus menerapkan pendekatan pengelolaan sumber daya air terpadu dan juga solusi inovatif lainnya,” jelasnya.
Baca Juga: Dorong Tata Ruang Hijau, Kementerian ATR BPN Tandatangani PKS Tiga Universitas
“Sehingga, untuk Pak Mentan misalnya tadi pada saat bicara mengenai pangan.
Maka pendekatan responsif terhadap air memang mau tidak mau harus diletakkan pada jantung sistem makanan pertanian," ucap Retno.
Meski demikian, Retno mengakui khusus terkait pendekatan responsif terhadap air memerlukan kemauan politik.
Kemudian, diikuti dengan koordinasi lintas sektoral serta koherensi kebijakan di semua tingkatan.
Baca Juga: Menteri Nusron Sampaikan Tanah Fondasi Ketahanan Pangan di Pra Rakor BPK
Upaya ketiga dalam menjaga ketahanan pangan disebut Retno yaitu, diperlukannya data dan informasi yang kuat.
Sehingga, keputusan baik di sektor air maupun pertanian dapat diambil dengan tepat.***
Artikel Terkait
Pemko Batam Ikut Seleksi Ajang Paritrana Award Tahun 2025 Tingkat Provinsi Kepri
Gugatan Roliati untuk Menguasai dan Menguras Uang Puluhan Miliar Rupiah Milik Komisaris dan Direktur PT AMI Ditolak Mahkamah Agung
Kakanwil Ditjenpas Kepri Lakukan Kunjungan Kerja ke Lapas Batam, Pastikan Kualitas Pelayanan dan Pembinaan
Polsek Lubuk Baja Gelar Jumat Berkah, Berbagi Rezeki dan Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
Walikota Batam Nilai Keberadaan Pendeta Garda Terdepan Membimbing Umat dan Menjaga Kerukunan Beragama
Provinsi Kepri Kini Berstatus ETPD Digital, Terdapat 539 Ribu Pengguna Bertransaksi QRIS
Warga Rempang Tolak Relokasi, Tagih Janji Amsakar
Dispar Kepri Terapkan Pulau Penyengat Konsep Regenerative Tourism Jadi Wisata Andalan Kota Tanjungpinang
Gubernur Kepri Berharap Masjid Jadi Labor Melahirkan Generasi Berkualitas Sarat Ilmu dan Agama
Bupati Bintan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pejabat Korup Isi Jabatan Lagi