Kita akan sampaikan dulu ke Jakarta, ke komisi terkait.
Dan juga nanti akan kita sampaikan juga hasil dari Jakarta ke DPRD Provinsi. Yang memiliki kewenangan adalah DPRD Provinsi," sambung dia.
Herdi tidak menampik jika ia sudah bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi.
Hasil pertemuan tersebut, Herdi menyebut Dedi Mulyadi tetap melarang adanya kegiatan Study Tour.
Baca Juga: Polda Jabar Ungkap 44 Bayi Dijual Sindikat TPPO Jabar, 1 Meninggal di Pontianak
Disinggung aksi yang harusnya digelar pada hari ini di Gedung Sate, Kota Bandung gagal, Herdi mengaku jika aksi ini hanya ditunda untuk mencoba melakukan diplomasi dan dialogis bersama legislatif baik DPR RI ataupun DPRD Jabar.
"Ya, kalau tidak ada sama sekali baru kita akan turun aksi.
Kita meminta kepala daerah, gubernur untuk mengkaji ulang dan juga meminta untuk betul-betul mencermati revisi yang diajukan atau rekomendasi revisi yang diajukan oleh SP3JB," katanya.
Seperti diketahui sebelumnya, SP3JB akan melakukan aksi unjuk rasa untuk memprotes kebijakan Dedi Mulyadi yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jabar Nomor 45/PK.03.03/KESRA.***