Dan, memastikan bahwa sekolah yang digabung dapat memberikan layanan pendidikan berkualitas.
“Tentunya dinas pendidikan kita minta untuk segera menyusun, dan melaksanakan proses merger tersebut.
Lakukan analisa kelayakan, dengan memandang segala aspek.
Setelah semua terpenuhi, akan segera kita tetapkan dan laksanakan,” ungkap Lis.
Sistem zonasi penerimaan murid baru, tak jarang menyebabkan kesulitan warga di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur melanjutkan pendidikan anaknya ke bangku SMP atau SMA.
Sebab penyebaran penduduk Tanjungpinang terkonsentrasi di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Sementara lokasi sekolah lebih banyak berada di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Barat.
Baca Juga: Beasiswa PPDS Prioritas Putra Daerah, Kebutuhan Mendesak di Batam dan Tanjungpinang
“Sudah saatnya kita memikirkan untuk membangun SMP baru.
Di Dompak, dan di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur. Hingga penyebaran sekolah lanjutan lebih merata,” terang Lis.***
Artikel Terkait
RRI Diniai Mitra Strategi Pemerintah dalam Penyebaran Iformasi Pembangunan dan Layanan Publik
Walikota Berharap Segera Ada Kepastian Hukum Terkait Pemanfaatan Lahan di Kota Tanjungpinang
Pemko Tanjungpinang Siapkan 6 Ha Segera Bangun Sekolah Rakyat di Kawasan Bukit Manuk
Upaya Penyelesaian Persoalan Pertanahan, Walikota Tanjungpinang Lakukan MoU dengan Kantor Pertanahan
Kantor Pertanahan Segera Tuntaskan Pendataan Lahan di Kota Tanjungpinang Tersisa Tinggal 18 Persen Lagi
Beasiswa PPDS Prioritas Putra Daerah, Kebutuhan Mendesak di Batam dan Tanjungpinang
Satpolairud Polresta Barelang Sosialisasi Life Jacket dan Antisipasi Cuaca Ekstrem di Pelabuhan Macobar
Sidokkes Polresta Barelang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Komprehensif untuk Personel
Gubernur Kepri Ajak Malaysia Perkuat Hubungan Bilateral dengan Kedekatan Geografis, Sejarah dan Budaya
Ratusan Dokter Spesialis Gizi Berkumpul di Batam, Wagub Tekankan Sektor Kesehatan Skala Prioritas Pembangunan Provinsi Kepri