Gubernur Kepri Ajak Malaysia Perkuat Hubungan Bilateral dengan Kedekatan Geografis, Sejarah dan Budaya

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Jumat, 4 Juli 2025 | 20:25 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menerima kunjungan Konsulat Malaysia untuk Riau dan Kepulauan Riau, Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail. (Foto: Diskominfo Pemprov Kepri)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menerima kunjungan Konsulat Malaysia untuk Riau dan Kepulauan Riau, Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail. (Foto: Diskominfo Pemprov Kepri)

 

KLIKREAD.COM, Kepri - Gubernur Kepri Ansar Ahmad, mengajak Malaysia semakin memperkuat hubungan bilateral .

Terkhusus di wilayah-wilayah yang memiliki kedekatan geografis, sejarah, dan budaya dengan Provinsi Kepulauan Riau.

Penekanan ini disampaikan Ansar ketika menerima kunjungan silaturahmi dari Konsulat Malaysia untuk Riau dan Kepulauan Riau, Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail.

Baca Juga: Beasiswa PPDS Prioritas Putra Daerah, Kebutuhan Mendesak di Batam dan Tanjungpinang

Pertemuan digelar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis 3 Juli 2025.

“Kami menyambut baik kehadiran Konsulat Malaysia hari ini. Hubungan antara Kepri dan Malaysia selama ini sudah terjalin sangat baik.

Dan kami berharap sinergi ini terus berlanjut.

Baik dalam hal kerja sama ekonomi, pendidikan, budaya, maupun pelayanan terhadap warga masing-masing negara yang berada di wilayah Kepri dan sekitarnya,” ujar Ansar, didampingi Kadis Kominfo Kepri Hendri Kurniadi.

Baca Juga: Upaya Pemerataan Dokter Spesialis di Rumah Sakit, Pemprov Kepri Siapkan Beasiaswa PPDS

Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi bagian dari upaya penguatan hubungan diplomatik.

Dan juga kerja sama yang telah terjalin baik antara Pemerintah Malaysia dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Pertemuan sekaligus menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara perwakilan diplomatik Malaysia dengan Pemerintah Provinsi Kepri.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tinggalkan Arab Saudi, Lanjutkan Lawatan ke Negara Berikutnya

Mengingat posisi strategis Kepri sebagai wilayah perbatasan yang aktif dalam hubungan lintas negara di kawasan Asia Tenggara.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X