Memeluk Ragu, Menempa Layak: Sebuah Perjalanan Menemukan Value Diri

photo author
Ria Fahrudin, Klik Read
- Rabu, 14 Januari 2026 | 10:13 WIB
Penulis : Muti Arta Simamora, Mahasiswa Ilmu Hukum UMRAH
Penulis : Muti Arta Simamora, Mahasiswa Ilmu Hukum UMRAH

Menariknya, semakin tinggi jabatan yang dipangku mulai dari memimpin sebagai Ketua Angkatan Hukum hingga mengemban amanah sebagai Sekretaris Umum 1 HIMA, keraguan itu bukannya menguap, malah seringkali kian mengental.

Ada paradoks yang unik di sini: jabatan mentereng justru mengundang tanya yang lebih tajam tentang kelayakan diri.

Namun, di sinilah letak titik baliknya.

Baca Juga: Konektivitas dan Sensor Lengkap, Advan Macha Ada NFC dan Gyroscope Hardware

Bertanya pada diri sendiri tentang "apakah aku sanggup memikul beban orang lain" bukanlah tanda sebuah kelemahan. Sebaliknya, itu adalah tanda kesadaran yang tinggi.

Itu adalah bukti bahwa amanah tersebut tidak dianggap enteng.

Value diri ternyata tidak terbentuk saat kita merasa paling hebat atau paling yakin.

Ia justru lahir dan mengeras saat kita memilih untuk tetap maju meski kaki gemetar, saat kita tetap bertanggung jawab meski ketakutan akan kesalahan membayangi.

Baca Juga: Untuk Ramalan Zodiak Virgo, Rabu, 14 Januari 2026: Ada Pekerjaan dan Pengeluaran Berlebihan

Melewati Proses, Bukan Pembenaran

Pada akhirnya, kita belajar bahwa nilai seorang manusia tidak terpaku pada deretan titel yang tertulis di atas kertas legalitas. Titel hanyalah cangkang.

Isinya adalah keberanian untuk terus mencoba, konsistensi dalam memegang janji, dan keteguhan untuk tidak melarikan diri saat badai datang menghampiri.

Belajar menaikkan value diri adalah tentang membuktikan pada diri sendiri, bukan pada dunia, bahwa kita layak bertumbuh melalui proses yang jujur, bukan lewat pembenaran-pembenaran yang semu.

Baca Juga: Desain Bodi Advan Macha Super Tipis dan Ringan

Sebab, di setiap keraguan yang kita peluk dengan tanggung jawab, di sanalah kita sedang menenun kualitas diri yang sesungguhnya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ria Fahrudin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Membaca Luka Aurelie Moeremans dalam Broken Strings

Rabu, 14 Januari 2026 | 10:03 WIB

Akal-akalan Efisiensi di Balik Pilkada

Rabu, 24 Desember 2025 | 12:22 WIB

Bencana dan Ilusi Otonomi

Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:02 WIB

Hari HAM Sedunia,400 Orang Nasibnya Digantung

Rabu, 10 Desember 2025 | 12:22 WIB
X