Pada kesempatan yang sama, Rhenald Kasali juga menjelaskan bahwa ada pihak-pihak yang memiliki kekuatan dan mengatur agar pertandingan tetap digelar malam hari, meski sudah banyak kritikan datang dari kontestan liga dan masyarakat sendiri.
Baca Juga: Wasekjen PSSI Maaike Ira Puspita, PSSI Sudah Memberitahu FIFA Mengenai Kronologi Tragedi Kanjuruhan
Rhenald Kasali juga menyoroti masalah penolakan pemindahan jadwal pertandingan oleh panitia pertandingan. "Misalnya ada surat dari Kapolres yang meminta agar dilaksanakan sore hari. Kalau memang itu ditolak, mengapa polisi dan Polres kalah, dan harus tetap dijalankan pada malam hari?" terangnya.
"Jadi kami pertanyakan mengapa ada seperti ini ada indikasi-indikasi. Kemungkinan besar di situ ada pihak tertentu yang punya kekuatan untuk mengatur itu tetap malam hari," imbuhnya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Telepon Presiden FIFA, Gianni Infantino, Berbicara Masalah Tragedi Kanjuruhan
Kecurigaan yang sama juga dirasakan oleh publik di media sosial sejak beredarnya surat rekomendasi Polres Malang tentang permintaan pergeseran jadwal pertandingan ke sore hari.***
Artikel Terkait
Presiden Jokowi: Indonesia Tidak Disanksi FIFA dan Akan Dibentuk Tim Transformasi Sepakbola Indonesia
Polri Meminta Kepada Pelaku Kerusuhan Diluar Stadion Kanjuruhan Agar Segara Menyerahkan Diri
Sudah Terekam CCTV, Pelaku Pembakaran dan Perusakan di Luar Stadion Kanjuruhan Lebih Baik Menyerahkan Diri
TGIPF Terus Menggali Informasi Mengenai Tragedi Kanjuruhan Malang, Hari Ini Bertemu Dengan Aremania di Malang
Digelar Pekan Ketiga Oktober, Persidangan Ferdy Sambo CS Dikawal 30 Jaksa