Presiden Jokowi: Indonesia Tidak Disanksi FIFA dan Akan Dibentuk Tim Transformasi Sepakbola Indonesia

photo author
Khairul, Klik Read
- Sabtu, 8 Oktober 2022 | 06:43 WIB
Presiden Jokowi saat memberi keterangan pers terkait nasib sepakbola Indonesia paska Tragedi Kanjuruhan (YouTube Setpres )
Presiden Jokowi saat memberi keterangan pers terkait nasib sepakbola Indonesia paska Tragedi Kanjuruhan (YouTube Setpres )

KLIKREAD - Tragedi Kanjuruhan yang hingga saat ini, menurut laporan resmi kepolisian, telah menelan korban sebanyak 131 orang dan 400an orang lainnya luka-luka.

Tragedi Kanjuruhan ini kemudian membuat Presiden Jokowi mengambil langkah-langkah penanganan dan membentuk TGIPF Tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga: Polri Menetapkan Enam Tersangka Pada Kasus Tragedi Kanjuruhan Yang Menewaskan Ratusan Suporter

TGIPF dibentuk guna mencari akar permasalahan sepakbola Indonesia dan mengevaluasi apa-apa saja yang perlu diperbaiki dalam dunia sepakbola Indonesia agar kejadian serupa tak terjadi lagi. 

Sejak awal kejadian tersebut, Sabtu malam (1/10) di Stadion Kanjuruhan Malang, Presiden Jokowi langsung berkomunikasi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang pada saat itu juga menyampaikan belasungkawa dan dukungannya terhadap keluarga korban. 

Baca Juga: Wasekjen PSSI Maaike Ira Puspita, PSSI Sudah Memberitahu FIFA Mengenai Kronologi Tragedi Kanjuruhan

Gianni Infantino juga menyayangkan dengan apa yang terjadi di Malang, namun ia tetap mendukung agar sepakbola Indonesia bisa kembali bangkit dari situasi paling buruk dalam sejarah sepakbola Indonesia.

Presiden Jokowi, semalam (08/10), melalui keterangan persnya menyampaikan bahwa, seperti dikutip dari laman antaranews.com, "Berdasarakn surat (surat dari FIFA) tersebut, Alhamdullilah, sepakbola Indonesia tidak dikenai sanksi oleh FIFA."

Baca Juga: Arahan Presiden Jokowi Pada Saat Kunjungan Ke Stadion Kanjuruhan Malang: Audit dan Evaluasi Pengamanan Stadion

Surat dari FIFA yang sudah ada ditangan Presiden Jokowi, merupakan hasil dari komunikasinya dengan Presiden FIFA Gianni Infantino pada Senin (3/10), dan mengutus Menteri BUMN Erick Thohir bertemu dengan delegasi FIFA. 

Dalam keterangan lanjutan surat FIFA tersebut, FIFA berkehendak untuk membentuk sebuah tim yang bekerja untuk melakukan transformasi sepakbola Indonesia.

"FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk Tim Transformasi sepakbola Indonesia," lanjut Presiden Jokowi.

Baca Juga: Kapolri: Fokus Tim Penyidik Kasus Tragedi Kerusuhan Kanjuruhan pada Kelalaian yang Menyebabkan Kematian

Niat FIFA ini disambut dengan baik oleh Presiden Jokowi dan tim tersebut akan berkantor di Indonesia agar memudahkan kerja-kerja tim tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Khairul

Sumber: Antaranews

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X