Baca Juga: Super Sunday Big Match, Manchester City vs Manchester United, Prediksi dan Starting XI Kedua Tim
"Ini bukan bentrokan antara dua rivalitas - ini hanya bentrokan antara penggemar yang kecewa dan polisi." tegas Coach Justin.
Komentator sepakbola ternama Indonesia tersebut mengatakan tidak dapat diterima bahwa penggemar dapat pergi masuk ke lapangan sepak bola setelah pertandingan selesai, dan menyarankan langkah-langkah keamanan perlu ditinjau. Ia berharap kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali.
Baca Juga: KABAR UPDATE! Ganggu Vespa dan Lambretta, Peugeot Motorcycles Resmi Rilis Pulsion 125
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, telah meminta maaf kepada keluarga korban. Iwan Bule - sapaannya - menambahkan bahwa insiden itu "sangat mencoreng wajah sepakbola Indonesia".
Akibat dari kejadian semalam di sekitar Stadion Kanjuruhan Malang, lebih dari selusin kendaraan dibakar di halaman stadion, dan banyak di antaranya adalah mobil polisi.***
Artikel Terkait
BREAKING NEWS! 127 Tewas dalam Kerusuhan Usai Laga Persebaya Vs Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang
127 Tewas di Kerusuhan di Kanjuruhan, Persebaya Vs Arema FC, Ridwan Kamil: Stasiun TV Jangan Cuma Kejar Rating
Kerusuhan Kanjuruhan 130 Orang Tewas, Ada 'Penolakan' Panpel Terhadap Rekomendasi Pihak Keamanan
Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, IPW Minta Jabatan Kapolres Malang Dicopot