Tapi kita lihat yang terbaik buat keuangan negara,” katanya.
Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa Danantara dan pemerintah akan berbagi peran secara terukur dalam menyelesaikan utang Whoosh.
Baca Juga: Dapat Perlakuan Baik, Ammar Zoni di Nusakambangan Lebih Banyak Beribadah
Ia menegaskan bahwa proyek tersebut telah memberi manfaat besar bagi masyarakat dan perekonomian.
Sehingga penyelesaian utang menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan kereta cepat.
Dalam rencana itu, Danantara akan fokus pada aspek operasional Whoosh agar layanan semakin optimal, efisien.
Dan juga relevan bagi kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta–Bandung.
Baca Juga: MK Putusankan, Anggota Polisi Aktif Harus Mundur saat Duduki Jabatan Sipil
Sementara pemerintah akan menangani penguatan infrastruktur pendukung operasional.
Danantara berharap minat masyarakat terhadap Whoosh terus meningkat.
Sehingga operasional dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.***