Tapi kita lihat yang terbaik buat keuangan negara,” katanya.
Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa Danantara dan pemerintah akan berbagi peran secara terukur dalam menyelesaikan utang Whoosh.
Baca Juga: Dapat Perlakuan Baik, Ammar Zoni di Nusakambangan Lebih Banyak Beribadah
Ia menegaskan bahwa proyek tersebut telah memberi manfaat besar bagi masyarakat dan perekonomian.
Sehingga penyelesaian utang menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan kereta cepat.
Dalam rencana itu, Danantara akan fokus pada aspek operasional Whoosh agar layanan semakin optimal, efisien.
Dan juga relevan bagi kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta–Bandung.
Baca Juga: MK Putusankan, Anggota Polisi Aktif Harus Mundur saat Duduki Jabatan Sipil
Sementara pemerintah akan menangani penguatan infrastruktur pendukung operasional.
Danantara berharap minat masyarakat terhadap Whoosh terus meningkat.
Sehingga operasional dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Refly Harun Serukan Roy Suryo CS Tak Boleh di Kriminalisasi dan Ditahan Polisi
Roy Suryo Tiba Polda Metro Hendak Diperiksa, Disambut Demo Pemuda Patriot Nusantara Desak Roy Suryo Cs di Tahan
Dinilai Negara dengan Nasionalisme Ekstrim, SBY Khawatir Bisa Sebabkan Perang Dunia ke Tiga
Indonesia Perlu Cari Pasar Lain, Ditengah Ketidakpastian AS Terkait Tarif Ekspor CPO
Kemenkes akan Ubah Rujukan ke Rumah Sakit Tidak Lagi Berjenjang, Melainkan Berbasis Kompetensi
MK Putusankan, Anggota Polisi Aktif Harus Mundur saat Duduki Jabatan Sipil
Dapat Perlakuan Baik, Ammar Zoni di Nusakambangan Lebih Banyak Beribadah
Viral di Medsos Anggota Polisi Pukul Dua Siswa SPN di Polda NTT
Menkeu Purbaya akan Rekrut 300 lulusan SMA jadi PNS di Lingkungan Kemenkeu
Jangan Sembarang Parkir di Depan Rumah Orang Bisa Dipidana 18 Bulan Penjara dan Denda Rp1,5 Miliar