KLIKREAD.COM- Awalnya, Mario Dandy dan tersangka lain yaitu Shane Lukas dan Agnes Gracia memberi informasi yang tidak sesuai dengan fakta kejadian.
Mario Dandy CS menyebut penganiayaan itu berawal dari perkelahian antara Mario dengan David Latumahina.
Namun pernyataan Mario Dandy CS dipatahkan engan bukti-bukti berupa chat WhastApp, CCTV, dan sejumlah saksi.
Faktanya, David Latumahina tak pernah mau bertemu dengan Mario CS yang menantang perkelahian.
Bahkan alasan Agnes Gracia untuk bertemu mengembalikan kartu pelajar pun ditolak David dengan meminta dikirim via ojek online saja.
Baca Juga: Mengintip Eksterior dan Interior Lexus LM 350, MPV Keluarga yang Dibanderol Rp3 Miliar
Namun untuk kesekian kalinya akhirnya Davidmenuruti permintaan Agnes untuk bertemu.
Ya, petaka share location membawa David pada kondisi koma hingga saat ini.
David mengirimkan lokasi keberadaannya yang saat itu sedang berada di sebuah komplek perumahan di wilayah Pesanggrahan pada Agnes Gracia.
Tanpa tedeng aling-aling, Mario CS mendatangi lokasi tersebut dan terjadi penganiayaan yang menyebabkan anak petinggi GP Ansor tersebut koma.
Terjadilah penyiksaan secara brutal oleh Mario Dandy, dan beberapa teman merekam kejadian tersebut tanpa menghentikan.
Artikel Terkait
Walaupun Sudah Mengundurkan Diri, Rafael Alun Trisambodo Masih Bisa Dipanggil KPK
Ditetapkan Sebagai Pelaku Penganiayaan bersama Mario Dandy, Agnes Gracia Mundur dari SMA Tarakanita 1 Jakarta
Penarikan Kasus dari Polres Jakarta Selatan, Mario Dandy dan Shane Lukas Ditahan di Rutan Mapolda Metro Jaya
Rumah Mewah Rafael Alun Trisambodo Bayar PBB Cuma 300 Ribu Rupiah,Netizen: Ya Allah Cuma Beda 5 Ribu Sama Saya
Ketua KPAI: Aturan Hukum Harus Diikuti, Pendidikan Agnes Gracia Dipastikan Tetap Berjalan