KLIKREAD.COM, Solo - Pakar telematika Roy Suryo , tersangka kasus ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri sidang gugatan Citizen Lawsuit (CLS) terkait ijazah Jokowi di Pengadilan Negeri Solo, pada Rabu 18 Februari 2026.
Turut hadir juga Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais.
Sebelum persidangan dimulai, Roy membawa salinan scan berwarna ijazah milik alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) lulusan 1985, milik Bambang Rudy Harto.
Baca Juga: Uang Rp 5 Miliar di 5 Koper Kasus Bea Cukai Ditemukan di Safe House Ciputat
Dokumen itu dibandingankan dengan salinan scan ijazah Jokowi yang berwarna hitam putih.
"Ijazah UGM yang asli itu satu ukurannya A3, seperti ini (ijazah Bambang) dengan izin adik dari beliau, adik dari almarhum Pak Rujito yang memberikan kesaksian juga di sini, sata bawakan ini scan aslinya," kata Roy Suryo, Rabu 18 Februari 2026.
Roy Suryo menjelaskan bila ijazah yang dikeluarkan oleh UGM berukuran A3. Bila ijazah tersebut dikecilkan maka kata Roy bentuknya akan proposional.
Baca Juga: Terkait Kasus Dugaan Korupsi DJKA Jatim, KPK Segera Jadwalkan Periksa Eks Menhub Budi Karya Sumadi
"Jadi scan asli itu apa kalau ijazah asli UGM itu adalah ukurannya A3 besar, ketika ukuran a3 dikecilkan jadi A4 itu semua proporsional lebarnya juga berkurang panjangnya juga berkurang," tuturnya.
Dalam perbandingan itu, Roy menyoroti elemen stempel di bagian foto dalam ijazah Bambang dan Jokowi.
Pada ijazah Bambang, foto ditempatkan terlebih dahulu lalu stempel, sedangkan ijazah Joko sebaliknya.
Baca Juga: Wagub DKI Jakarta Tegaskan Ormas Dilarang Lakukan Sweeping Selama Bulan Puasa
"Dari foto lintasan stempelnya ini ada (di ijazah Bambang).
Lintasan stempel itu artinya capnya stempel itu persis di atas foto, jadi foto dulu ditempel baru dicap. Bukan cap dulu baru ditempel foto," ucap dia.***
Artikel Terkait
Kapolri Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Kemenhaj RI Sebut Siskohat Telah Terintegrasi dengan Platform Nusuk Milik Pemerintah Arab Saudi
HUT KSPSI ke-53, Kapolri Buka Faskes untuk Polri untuk Buruh
Malam Ini, Jutaan Warga Muhammadiyah di Jawa Timur Gelar Salat Tarawih Perdana
Tim Hisab Rukyat Kemenag Sebut 1 Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026
Bertemu Menlu Sugiono, Sekjen PBB Dukung Peran Indonesia di Board of Peace
Wagub DKI Jakarta Tegaskan Ormas Dilarang Lakukan Sweeping Selama Bulan Puasa
Kepala BNN Sebut Vape Jadi Media Baru Cara Konsumsi Narkoba
Terkait Kasus Dugaan Korupsi DJKA Jatim, KPK Segera Jadwalkan Periksa Eks Menhub Budi Karya Sumadi
Uang Rp 5 Miliar di 5 Koper Kasus Bea Cukai Ditemukan di Safe House Ciputat