Untuk bersembunyi di balik alat-alat yang tadi konvensional seperti bong tadi," ucapnya.
Baca Juga: Malam Ini, Jutaan Warga Muhammadiyah di Jawa Timur Gelar Salat Tarawih Perdana
Isi kandungan vape, tutur Suyudi, banyak ditemukan zat adiktif berupa sabu cair, etomidate, dan jenis narkoba baru lainnya.
"Ini yang jadi masalah. Jadi, kesannya orang lagi pakai vape, kesannya lagi merokok, merokok elektrik, tetapi isinya ternyata sabu cair.
Isinya etomidate, isinya kimiawi-kimiawi jenis narkotika," jelasnya.
Suyudi menjelaskan cairan atau e-liquid dari vape mengandung narkotika golongan satu dan dua berupa nikotin, propilen, glikol, gliserin, dan sejumlah zat adiktif dengan jenis koktail kimia.
Baca Juga: Kemenhaj RI Sebut Siskohat Telah Terintegrasi dengan Platform Nusuk Milik Pemerintah Arab Saudi
"Dari perspektif substansi kimia, cairan vape atau e-liquid adalah koktail kimia.
Mengandung nikotin, propilen, glikol, gliserin, nabati, serta zat pemberi rasa seperti diasetil, asetil piridin, dan benzaldehida yang beresiko tinggi bagi kesehatan baru," ucapnya.
Artikel Terkait
7 Koper Berisi Barang Berharga Milik Wisatawan Thailand Raib Digasak Maling di dalam Mobil
Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap 4 Anggota KKB, Termasuk Penembak Pesawat Smart Air
Masyarakat Korowai Gotong Royong Kumpulkan Uang Agar Pesawat Bisa Beroperasi
Kapolri Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Kemenhaj RI Sebut Siskohat Telah Terintegrasi dengan Platform Nusuk Milik Pemerintah Arab Saudi
HUT KSPSI ke-53, Kapolri Buka Faskes untuk Polri untuk Buruh
Malam Ini, Jutaan Warga Muhammadiyah di Jawa Timur Gelar Salat Tarawih Perdana
Tim Hisab Rukyat Kemenag Sebut 1 Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026
Bertemu Menlu Sugiono, Sekjen PBB Dukung Peran Indonesia di Board of Peace
Wagub DKI Jakarta Tegaskan Ormas Dilarang Lakukan Sweeping Selama Bulan Puasa