Sebelumnya, Joko Widodo menyatakan setuju jika UU KPK dikembalikan ke versi lama.
Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi usulan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, agar UU KPK kembali direvisi.
Baca Juga: Terkait Pernyataan Jokowi Ingin Kembali ke UU KPK Lama, MAKI Nilai Hanya Cari Muka
"Ya, saya setuju, bagus," ucap Jokowi di Stadion Manahan, Solo, Jumat 13 Februari 2026 lalu.
Jokowi menegaskan, revisi UU KPK pada 2019 merupakan inisiatif DPR.
Ia meminta publik tidak keliru memahami proses yang terjadi saat itu.
"Jangan keliru ya, inisiatif DPR," tegasnya.
Baca Juga: Upaya Penegakan Hukum, Prabowo Tegaskan Aparat Hukum Tidak Salahgunakan Wewenang
Ia juga menekankan bahwa dirinya tidak menandatangani revisi UU KPK tersebut.
"Memang saat itu atas inisiatif DPR direvisi, tapi saya tidak tanda tangan," pungkas Jokowi lagi.***
Artikel Terkait
Dapur MBG Ciptakan Rantai Ekonomi Lokal di NTT: IRT Dapat Kerja, Panen Petani Terserap
Prabowo: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Memukul Lawan Politik
Polsek Lubuk Baja dan Satreskrim Polresta Barelang Gelar Gotong Royong Wujudkan Lingkungan Tempat Ibadah yang Asri
Selain Menguntungkan Indonesia, Presiden Prabowo Tegaskan Diplomasi Ekonomi harus Berdampak Langsung Penguatan Ekonomi Nasional
Lakukan Kunjungan Kerja, Presiden Prabowo Bertolak ke Washington DC Bertemu Presiden Trump
Upaya Penegakan Hukum, Prabowo Tegaskan Aparat Hukum Tidak Salahgunakan Wewenang
Terkait Pernyataan Jokowi Ingin Kembali ke UU KPK Lama, MAKI Nilai Hanya Cari Muka
Lulusan UI Ditawari Jadi Asisten Pribadi, Menkeu Purbaya Tawari Gaji Besar
Kembangkan Alat Pengolah Sampah, Prabowo Ingin Semua Desa hingga Ibu Kota RI Bersih
Pakar: Kehadiran Indonesia di BoP Penting Agar Israel Tak Memonopoli Narasi