KLIKREAD.COM, Pacitan - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan komitmennya mengawal keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal ini dikatakan dalam forum Yudhoyono Dialogue Forum bertajuk “New Economy, New Road to Prosperity” di Museum dan Galeri SBY-ANI, Pacitan, beberapa hari lalu.
SBY menyebut bahwa mendukung kesuksesan kepemimpinan nasional adalah tanggung jawab kebangsaan demi kepentingan seluruh rakyat.
Baca Juga: Jangan Hanya Mau Untung Saja, BGN Minta Mitra SPPG Harus Ikut Cek Operasional
"Saya memberikan dukungan penuh dan akan terus membantu dengan cara saya agar visi dan agenda pembangunan nasional dapat berjalan baik.
Keberhasilan pemerintah adalah keberhasilan bagi rakyat dan masa depan kita semua," ujar SBY di hadapan para tokoh pengusaha, tokoh-tokoh pemerintahan, maupun akademisi.
Bagi SBY, tantangan ekonomi masa depan menuntut Indonesia untuk segera beradaptasi dengan model Ekonomi Baru.
Presiden Indonesia pertama yang dipilih langsung oleh rakyat ini menggarisbawahi bahwa kemajuan tidak bisa dicapai secara instan atau sekadar mengikuti siklus politik lima tahunan.
Baca Juga: Virus Nipah Masih Ancaman, BPOM Siapkan Sejumlah Antisipasi Pencegahan
SBY menawarkan tiga prinsip utama agar gagasan besar tidak berhenti menjadi sekadar jargon.
Petama, Right, Deep, and Comprehensive Thinking.
Bagi SBY, memajukan bangsa harus dimulai dari pola pikir yang benar, mendalam, dan menyeluruh.
Bukan sekadar kebijakan reaktif, melainkan strategi yang matang.
Baca Juga: Inilah 7 Langkah Reaktivasi BPJS PBI yang Dinonaktifkan Menurut Mensos
Artikel Terkait
Pemulihan Pendidikan Tetap Prioritas, Pembersihan Sekolah dan Pesantren di Sumbar Dikebut
Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Akan Ikut Pakta Militer Mana pun: Kita Anut Non-blok
Gagas Gerakan Indonesia ASRI, Prabowo Minta Pemda Atensi Baliho dan Spanduk Demi Keindahan Kota
Mimpi Prabowo: Semua Rakyat Indonesia Makan Cukup, Sehat, Anak Sekolah Baik, Penghasilan Cukup
Indonesia Bangun Kampung Haji di Makkah, Semua Jemaah Dijamin Mendapat Hunian Layak
Loloskan Barang Impor Palsu, KPK Sebut Ada Setoran Rp7 Miliar per Bulan untuk Pejabat Ditjen Bea Cukai
Inilah 7 Langkah Reaktivasi BPJS PBI yang Dinonaktifkan Menurut Mensos
Pramono Sebut Kerja Bakti Itu Pakai Pikiran dan Otak, Tak Perlu Turun ke Gorong-gorong
Virus Nipah Masih Ancaman, BPOM Siapkan Sejumlah Antisipasi Pencegahan
Jangan Hanya Mau Untung Saja, BGN Minta Mitra SPPG Harus Ikut Cek Operasional