"Kehadiran Presiden di lokasi bencana juga menjadi bentuk trauma healing, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak.
Baca Juga: Gubernur Bali Sebut Realisasi PWA Tahun 2025 Meningkat Tembus Rp369 Miliar
Presiden ingin memastikan rakyat benar-benar merasakan perhatian negara," ujarnya.
Dalam penanganan bencana, Presiden memprioritaskan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap, percepatan perbaikan fasilitas publik, bantuan stimulan bagi warga terdampak.
Dan juga pemenuhan kebutuhan dasar, perbaikan infrastruktur air bersih hingga restrukturisasi kredit bagi masyarakat terdampak bencana.
Ivan menekankan seluruh langkah tersebut menunjukkan bahwa penanganan bencana ala Presiden Prabowo dilakukan secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Jaga Kualitas Pariwisata, Bali Saring Turis Asing dengan Cek Saldo Tabungan
"TSM bukan sekadar istilah.
Ini adalah cara kerja agar pemulihan berjalan cepat dan benar-benar dirasakan masyarakat," ucapnya.***
Artikel Terkait
Warga Sibolga Mulai Khawatir, Sungai Aek Doras Kembali Meluap
Polri Siap Implementaskan, Kabareskrim Polri Tandatangani Pedoman KUHP dan KUHAP Baru
Waspada Super Flu Virus Sudah Masuk Indonesia, Tercatat 62 Kasus Tersebar di Delapan Provinsi
Sebanyak 81 Kali Anwar Usman Bolos Rapat, MKMK Beri Surat Peringatan
Upaya Suplai Air Bersih bagi Warga Korban Banjir Bandang Sumbar, Relawan Hilmi-FPI Riau Bangun Sumur Bor
Jaga Kualitas Pariwisata, Bali Saring Turis Asing dengan Cek Saldo Tabungan
Gubernur Bali Sebut Realisasi PWA Tahun 2025 Meningkat Tembus Rp369 Miliar
Tim Basarnas Evakuasi 17 Warga, Kabupaten Agam dan Kota Padang Kembali Dilanda Banjir
Akibat Hujan Deras Guyur Solok, Satu Rumah Hanyut Diterjang Luapan Sungai
Bantu Pulihkan Aceh Tamiang, Mendagri Kirim 1.138 Praja IPDN