KLIKREAD.COM, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, menyebut pernyataan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI tak konsisten dalam memberikan pernyataan pemusnahan ijazah Joko Widodo.
"KPU jangan berubah-ubah dalam memberikan statement.
Yang awal bilangnya dimusnahkan, tiba-tiba diralat bilang tidak dimusnahkan.
Baca Juga: Polisi Kabulkan Permintaan Roy Suryo Cs Gelar Perkara Khusus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Sebetulnya seperti apa sih? Tolong sampaikan di forum yang terhormat ini," ujar Khozin.
Muhammad Khozinsaat itu hadir dalam Rapat Kerja bersama KPU RI dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 24 November 2025.
Mohammad Khozin, ketika itu meminta penjelasan mendudukkan perkara tata kelola arsip dokumen negara tersebut.
Baca Juga: Politisi PSI Ahmad Ali Berharap Kelak ada Jokowi Muda
Khozin mempertanyakan kearsipan ijazah calon presiden (capres) yang ramai dipersoalkan publik.
Ia berkata, PKPU Nomor 17 Tahun 2023 tak mengatur dokumen ijazah masuk kategori Jadwal Retensi Arsip (JRA).
"Tapi coba disandingkan dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.
Ini saya mohon penjelasan dari ANRI dan KPU.
Sebetulnya ijazah itu masuk benda yang untuk diarsipkan atau enggak?" ucap Khozin.
Baca Juga: Mensos Klaim Penyaluran BLTS Rp 900.000 pada 12 Juta KPM Berjalan Lancar
Khozin mengatakan, bahwa ijazah capres itu tidak banyak.
Artikel Terkait
Roy Suryo Tak Ambil Pusing Tanggapi Santai Dirinya Dicekal ke Luar Negeri oleh Polda Metro Jaya
Percepat Pemerataan Akses Pendidikan, Kemendikdasmen Luncurkan Aplikasi Pengusulan Revitalisasi Sekolah
KPK Ungkap Selain Nadiem dan Jurist Tan Terdapat Tersangka Baru Google Cloud
KPK Segera Panggil Ridwan Kamil Guna Pemeriksaan Terkait Korupsi Bank BJB
Tersangka Tutup Mulut, KPK Belum Bisa Periksa Gubernur Sumut Bobby Nasution
KPK Telah Periksa 350 Biro Travel Haji terkait Kasus Kuota Haji 2024
Indonesia-Afrika CEO Forum, Wapres Gibran Umumkan Kebijakan Bebas Visa untuk Afsel
Mensos Klaim Penyaluran BLTS Rp 900.000 pada 12 Juta KPM Berjalan Lancar
Politisi PSI Ahmad Ali Berharap Kelak ada Jokowi Muda
Polisi Kabulkan Permintaan Roy Suryo Cs Gelar Perkara Khusus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi