Dia memandang pasukan perdamaian dalam kondisi rawan dan berpotensi berkonfrontasi dengan para pejuang Palestina.
Jika hal itu terjadi, maka bukan perdamaian yang tercipta, tapi konflik baru di Gaza.
Karena itu, legislator PKB meminta Presiden Prabowo mempertimbangkan aspek geopolitik, kemanusiaan, serta keamanan nasional sebelum memutuskan pengiriman pasukan.
Komitmen Indonesia terhadap perdamaian internasional harus tetap mengedepankan prinsip kedaulatan, kemanusiaan, dan ketegasan terhadap segala bentuk penjajahan.
Baca Juga: Guna Penguatan Kerjasama, Presiden Prabowo Subianto Utus Wapres Gibran Hadiri KTT G20 di Afsel
“Presiden harus benar-benar berhati-hati.
Kita semua ingin perdamaian, tetapi jangan sampai langkah yang diambil justru menimbulkan kerumitan baru atau dimanfaatkan pihak lain untuk kepentingannya,” ucap Oleh lagi.***
Artikel Terkait
Erupsi Gunung Semeru, 3 Warga Luka Bakar, Ratusan Ternak Mati
Bareskrim Polri Ungkap Pembobol Platform Trading Asal Bandung Rugikan Perusahaan Rp6,67 Miliar
Dianggap Murni Pidana, Roy Suryo Cs Tolak Mediasi dengan Jokowi
Roy Suryo CS Dicekal dan Wajib Lapor Diri ke Polda Metro Jaya Seminggu Sekali
Meski Ijazah Jokowi Ditunjukan ke Publik, Ketum JoMan Yakin Roy Suryo Cs Tak Akan Percaya
Prabowo Minta Kepala Daerah Tak Perlu Kerahkan Anak Sekolah Sambut Kunker Dirinya
Guna Penguatan Kerjasama, Presiden Prabowo Subianto Utus Wapres Gibran Hadiri KTT G20 di Afsel
Penuhi Kebutuhan Pasokan Susu Program MBG, Pemerintah Siapkan Peternakan Besar Sapi
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat pada APBN Oktober 2025 Naik 2,4%
Menkeu Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III-2025 Capai 5,04 Persen