Penuhi Kebutuhan Pasokan Susu Program MBG, Pemerintah Siapkan Peternakan Besar Sapi

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Jumat, 21 November 2025 | 13:37 WIB
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang./BGN
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang./BGN

“Semua sektor bergerak. Intinya, menyiapkan bahan baku tanpa mengganggu kebutuhan masyarakat umum,” kata Nanik.

Produksi telur dan ayam ikut menjadi perhatian karena mulai terlihat kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru.

Presiden, lanjut Nanik, meminta opsi substitusi bahan pangan agar tidak memicu kelangkaan di pasar.

Baca Juga: Roy Suryo CS Dicekal dan Wajib Lapor Diri ke Polda Metro Jaya Seminggu Sekali

“Kalau telur mulai terbatas, sebagian jatah anak bisa diganti ke daging sapi atau telur puyuh,” ujarnya.

Sementara untuk daging dan ternak, lahan besar di Jawa dan luar Jawa telah disiapkan.

Sekitar 200 ribu hektare akan dipakai untuk peternakan di Jawa, sementara 300 ribu hektare lainnya berada di luar Jawa.

Sistem terintegrasi antara penyediaan pakan dan peternakan disebut menjadi model utama.

Baca Juga: Dianggap Murni Pidana, Roy Suryo Cs Tolak Mediasi dengan Jokowi

Koordinasi lintas kementerian juga diperkuat setelah terbitnya PP Nomor 28 yang memperluas kewenangan BGN dalam mengatur program pangan gizi.

Nanik mengatakan BGN telah menggandeng TNI AD untuk menggerakkan Kodim agar ikut membudidayakan ayam dan menanam sayur.

Mendagri juga terlibat melalui instruksi kepada seluruh bupati agar memanfaatkan lahan kosong di wilayah masing-masing.

Pemerintah daerah didorong membentuk koperasi atau minimal usaha dagang beranggotakan petani agar dapat masuk ke Sistem Pangan dan Gizi (SPPG).

Baca Juga: Bareskrim Polri Ungkap Pembobol Platform Trading Asal Bandung Rugikan Perusahaan Rp6,67 Miliar

Dengan serangkaian langkah cepat ini, pemerintah berharap kebutuhan bahan baku MBG dapat terpenuhi tanpa menekan pasar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X