KLIKREAD.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku pihaknya telah memeriksa sebanyak 350 lebih perusahaan travel guna mengusut kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Menurut Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pemeriksaan terhadap travel ini guna menghitung kerugian negara.
"Hingga saat ini sudah lebih dari 350 travel yang diperiksa, paralel untuk kebutuhan penghitungan kerugian negaranya," kata Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa 11 November 2025.
Budi mengatakan penyidik masih berfokus mendalami keterangan dari para penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) atau biro travel haji, yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Dia mengatakan, penyidik telah memeriksa biro travel di wilayah Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur pada pekan kemarin.
"Bagi PIHK yang belum memenuhi panggilan pemeriksaan, akan dilakukan penjadwalan kembali.
Karena setiap keterangan dari PIHK dibutuhkan dalam penyidikan perkara ini," ujarnya.
Baca Juga: Mendikdasmen Pidato di Sidang Umum UNESCO ke-43 Gunakan Bahasa Indonesia
Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 bermula saat Indonesia mendapat tambahan kuota haji sebanyak 20 ribu.
Kuota tambahan itu kemudian dibagi 10 ribu untuk haji reguler dan 10 ribu untuk haji khusus.
Padahal UU Haji mengatur kuota haji khusus hanya 8 persen dari total kuota nasional.
KPK menduga ada kongkalikong pembagian kuota haji khusus tambahan itu antara pihak Kemenag dan biro travel haji.
Baca Juga: Mensesneg: Prabowo akan Umumkan 10 Pahlawan Nasional
KPK menduga kerugian negara yang disebabkan oleh kasus ini mencapai Rp 1 triliun.
Artikel Terkait
Tingkatkan Produktivitas Tenaga Kerja, Menaker Ajak Industri Berkolaborasi
Pemerintah akan Beri Tunjangan Keluarga Soeharto dan Pahlawan Nasional Lainnya Jatah Rp57 Juta Per Tahun
Minta Percepat RUU Hak Cipta, Ariel Noah DKK Geruduk Kantor DPR RI
Meski Sudah Jadi Tersangka Kasus Skandal Video Porno, Polda Jabar Belum Tahan Model Lisa Mariana
Penuhi Kebutuhan SDM Berbagai Instansi, BKN Siap-siap Wacanakan Penerimaan CPNS 2026
Menkeu Purbaya Minta ASN Harap Sabar Terkait Kenaikan Gaji 2026
Prabowo Minta Sekolah Waspadai Pengaruh Game dan Perundungan di Kalangan Pelajar
Mensesneg: Prabowo akan Umumkan 10 Pahlawan Nasional
Mendikdasmen Pidato di Sidang Umum UNESCO ke-43 Gunakan Bahasa Indonesia
Yenny Wahid Tegaskan Gus Dur Tidak Pernah Berjuang Demi Gelar, Namun Berjuang karena Panggilan Nurani