Minta Percepat RUU Hak Cipta, Ariel Noah DKK Geruduk Kantor DPR RI

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 11 November 2025 | 13:44 WIB
 Pengurus VISI dipimpin Nazril Irham (Ariel NOAH) melakukan audiensi dengan Fraksi PDIP DPR RI./net
Pengurus VISI dipimpin Nazril Irham (Ariel NOAH) melakukan audiensi dengan Fraksi PDIP DPR RI./net

KLIKREAD.COM, Jakarta - Sejumlah artis ternama tanah air dibawah komando Ariel NOAH tiba-tiba mendatangi kantor DPR RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senin 10 November 2025.

Selain Ariel Noah, tampak Armand Maulana, Judika, Vina Panduwinata, hingga Yuni Shara mendatangi kantor wakil rakyat tersebut.

Mereka hadir sebagai bagian dari Vibrasi Suara Indonesia (VISI) untuk menyampaikan aspirasi mengenai polemik royalti dan meminta percepatan revisi Undang-Undang (RUU) Hak Cipta.

Baca Juga: Pemerintah akan Beri Tunjangan Keluarga Soeharto dan Pahlawan Nasional Lainnya Jatah Rp57 Juta Per Tahun

Ariel sendiri dipercaya sebagai Wakil Ketua VISI menegaskan, bahwa industri musik membutuhkan kepastian hukum yang jelas agar ekosistem kreatif dapat berjalan dengan nyaman.

Ia menilai proses RUU Hak Cipta sangat mendesak karena aktivitas musik berlangsung setiap hari.

"Yang kami mohon paling utama adalah mudah-mudahan bisa secepatnya.

Karena di industri musik itu terjadi setiap hari ya, setiap hari orang nyanyi dan segala macam.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Tenaga Kerja, Menaker Ajak Industri Berkolaborasi

Jadi kami butuh kepastian itu biar cepat selesai," ujar Ariel di kompleks parlemen, Senin 10 November 2025.

Ia juga mengungkapkan fakta bahwa selama dua bulan terakhir penarikan royalti sempat dihentikan, mengakibatkan pencipta lagu kehilangan hak ekonominya.

"Selama dua bulan belakangan ini di-hold dulu semua royalti kan.

Jadi mungkin itu dulu, mungkin sebelum sampai Undang Undang, itu dulu diselesaikan biar royalti jalan, berikutnya Undang Undangnya," ujarnya.

Baca Juga: Inilah 10 Tokoh yang Mendapat Gelar Pahlawan Nasional, Ada Soeharto

Menurut pelantun Separuh Aku itu, proses perbaikan saat ini dilakukan melalui dua jalur: revisi UU Hak Cipta oleh DPR.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X