Indonesia Dinilai Miliki Potensi Besar Jadi Pusat Produksi Elektronik di Asia Tenggara

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Senin, 10 November 2025 | 18:48 WIB
Peserta FGD bersama Asosiasi PERPRINDO foto bersama./net
Peserta FGD bersama Asosiasi PERPRINDO foto bersama./net

KLIKREAD.COM, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi elektronik di kawasan Asia Tenggara.

Akan tetapi, kata dia, hingga kini masih banyak bergantung pada impor komponen dan produk jadi dari luar negeri.

Kendati begitu, dia menilai hal tersebut bisa menjadi tantangan sekaligus peluang strategis guna memperkuat basis industri dalam negeri.

Baca Juga: Permudah Pengawasan, DPR RI Minta Perusahaan Air Minum Penuhi Sejumlah Aspek

Pernyataan Darmadi tersebut saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD).

FGD tersebut bertemakan "Menguatkan Industri Elektronik Indonesia: Dari Pelaku Usaha untuk Masa Depan Bangsa".

Maka dari itu kata dia, dalam menghadapi era kompetisi global dan derasnya arus impor produk asing, kebijakan pemerintah semestinya berpihak pada industri elektronik nasional.

"Kita tidak boleh terus bergantung pada produk asing.

Baca Juga: Sepak Terjang Narsinah Pejuang Nasib Buruh, hingga Ditetapkan Gelar Pahlawan Nasional

Negara harus hadir dengan kebijakan yang melindungi dan memperkuat pelaku usaha nasional.

Industri elektronik harus tumbuh menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tegas Darmadi Durianto dalam keterangan tertulis, dikutip Senin 10 November 2025.

Dalam forum diskusi tersebut, para pelaku usaha dari Perprindo (Perkumpulan Perusahaan Pendingin Refrigerasi Indonesia) yang dihadiri oleh Ketua Umum PERPRINDO Budi Mulia.

Dan juga Sekjen PERPRINDO Andy Arif Widjaja dan turut hadir APITU Indonesia (Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia).

Baca Juga: Sepak Terjang Narsinah Pejuang Nasib Buruh, hingga Ditetapkan Gelar Pahlawan Nasional

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X