Namun, pada menu hari berikutnya yang terdiri atas roti, susu, dan buah anggur muscat, alat uji cepat merek Alder menunjukkan hasil positif adanya zat yang tidak layak konsumsi.
Baca Juga: KPK Sampaikan Turut Duka Cita atas Meninggalnya Antasari Azhar
Menyikapi hal ini, tim langsung menarik seluruh buah anggur dari dapur, memisahkannya dari bahan lain.
Serta menggantinya dengan buah pengganti yang sudah teruji aman.
Bahan pangan yang dicurigai kemudian diamankan untuk pemeriksaan lanjutan di laboratorium.
Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) ikut menilai langkah cepat tersebut sebagai tindakan tepat sesuai prinsip keamanan pangan.
Baca Juga: Kabar Duka Cita, Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia
Pejabat BPOM Muhammad Fajar Arifin menjelaskan, hasil uji cepat bersifat screening test awal dan perlu dikonfirmasi lewat pemeriksaan laboratorium terakreditasi.
“Langkah Polri menghentikan penyajian bahan itu sudah sangat sesuai prosedur dan menunjukkan sistem pengawasan yang berjalan baik,” ujarnya.
Namun hasil pemeriksaan tambahan dari Bidlabfor Polda Jateng kemudian menunjukkan hasil negatif terhadap keberadaan zat berbahaya di kulit dan daging buah anggur.
Baca Juga: Prabowo Lantik Ketua dan Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri
Perbedaan hasil uji dianggap wajar karena perbedaan metode dan sensitivitas alat.
Namun seluruh proses menunjukkan penerapan prinsip kehati-hatian yang tinggi dari jajaran Polri.***
Artikel Terkait
Kapolri Ungkap Pelaku Ledakan SMAN 72 Diketahui Merupakan Salah Satu Siswa Sekolah Tersebut
Presiden RI Prabowo Subianto Terima Surat Kepercayaan Diri dari 12 Dubes LBBP Negara Sahabat
Selain Hasil, Jimly Tegaskan Komisi Percepatan Reformasi Polri akan Mementingkan Proses
Dibutuhkan Segera untuk Posisi Sebagai Accounting di PT Mitra Karya Sarana Batam
Prabowo Lantik Ketua dan Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri
Kabar Duka Cita, Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia
KPK Sampaikan Turut Duka Cita atas Meninggalnya Antasari Azhar
Roy Suryo CS Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
Menkeu Purbaya Bakal Redenominasi Rupiah Hilangkakan Tiga Angka Nol Dibelakangnya
Wapres Gibran Sebut Soeharto Berjasa Kemajuan Bangsa Layak Dapat Gelar Pahlawan