KLIKREAD.COM, Jakarta - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mendukung dua presiden pendahulu Soeharto dan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sebagai pahlawan nasional.
Menurut Jokowi, Soeharto maupun Gus Dur memiliki peran dan jasa terhadap negara.
Ia mengingatkan setiap pemimpin memiliki kelebihan dan kekurangan.
"Ya, setiap pemimpin, baik itu Presiden Soeharto maupun Presiden Gus Dur, pasti memiliki peran dan jasa terhadap negara.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Lakukan Gelar Perkara Penetapan Tersangka Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Kita semuanya harus menghargai itu.
Dan kita sadar setiap pemimpin pasti ada kelebihan dan pasti ada kekurangan," katanya ditemui di kediaman Sumber, Banjarsari, Kamis 6 November 2025, dikutip dari detik.com.
Jokowi mengatakan rencana pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto dan Gus Dur telah melalui proses yang panjang.
Menurutnya, sudah ada tim untuk pemberian gelar tersebut.
Baca Juga: Presiden RI Prabowo Subianto Bantah Tak Pernah Dikendalikan Jokowi
"Pemberian gelar jasa terhadap para pemimpin itu juga melalui proses-proses, melalui pertimbangan-pertimbangan yang ada dari tim pemberian gelar dan jasa," ujarnya.
"Saya kira kita semua sangat menghormati peran dan jasa yang telah diberikan baik oleh Presiden Soeharto maupun Presiden Gus Dur bagi bangsa dan negara ini," sambungnya.
Terkait pro dan kontra pemberian gelar tersebut, Jokowi menganggap lumrah.
Artikel Terkait
Jelang Nataru, Prabowo Minta PT KAI Cek Jalur Rawan
Kapasitas KRL Jabodetabek Tinggi, Pemerintah Pesan 23 Set Kereta untuk Pecahkan Persoalan
24 Nama Prioritas Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional dari 49 Nama yang Dibahas
Jusuf Kalla Marah Besar Lahan 16,4 Hektare di Makassar Miliknya Jadi Objek Sengketa dan Permainan Mafia Tanah
Kemen Haji dan Umrah Menetapkan Jadwal Haji 2026, Berangkat 22 April dan Pemulangan Mulai 1 Juni
Prabowo Ungkap Masa Mudanya ‘Anker’: Transportasi Umum Penting bagi Kehidupan Modern
Prabowo Tegaskan Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan dan Pemberdayaan
Untuk Penyidikan Perkara Dugaaan Tindak Pidana Korupsi, KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Riau Abdul Wahid
Presiden RI Prabowo Subianto Bantah Tak Pernah Dikendalikan Jokowi
Polda Metro Jaya Lakukan Gelar Perkara Penetapan Tersangka Tudingan Ijazah Palsu Jokowi