Asisten Kapolri Cari Alat untuk Deteksi Anggota Polisi Intoleransi Hingga LGBT

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:30 WIB
 Ilustrasi.Polri cari alat deteksi anggota terindikasi LGBT./net
Ilustrasi.Polri cari alat deteksi anggota terindikasi LGBT./net

KLIKREAD.COM, Jakarta - Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (AsSDM) Irjen Anwar mengungkap sejumlah masalah yang masih dihadapi oleh anggota yakni intoleransi hingga LGBT.

Hal ini disampaikan Anwar dalam diskusi 'Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Polri Sadar Berkarakter.'

"Apakah ada masalah di Polri? Ada. Jadi saya harus jujur mengatakan, berkaitan dengan SSDM polri, masalah apa yang kita hadapi?

Baca Juga: Mensos Coret 600 Ribu Penerima Bansos Gegara Main Judi Online

Satu, masalah intoleransi, masalah radikal, Apakah polri sudah terpapar? Iya.

Kita harus akui," ujarnya dalam diskusi yang disiarkan lewat akun YouTube Divisi Humas Polri, dikutip Selasa 28 Oktober 2025.

Ia lantas mencontohkan kasus anggota Polwan di Maluku Utara yang terpapar paham radikal beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Hasan Nasbi Kritik Menkeu Diminta Berhenti Kritik Pejabat Lain

Menurutnya korban terhasut oleh informasi dari media sosial hingga keluar dari Polri dan bergabung dengan kelompok radikal.

Selain itu, Anwar juga mencontohkan kegiatan lainnya yakni Polisi Cinta Sunnah (PCS) yang justru berujung kepada penyebaran paham Wahabi.

"Doktrinnya melaksanakan Sunnah Nabi Muhammad Saw tapi dilencengkan.

Baca Juga: Terbukti Bersalah, Artis Nikita Mirzani Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 1 Miliar

Karena memang untuk masuk kegiatan itu harus menunjukkan yang benar, yang ujungnya adalah Wahabi.

Wahabi itu apa? Teroris. Di sini ada di kepolisian," jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X