Viral Beredar Video Tangisan Buruh PT Gudang Garam Terkena PHK Massal

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Sabtu, 6 September 2025 | 18:05 WIB
Video viral memperlihatkan ribuan buruh rokok PT Gudang Garam terkena PHK menangis./Tangkapan Layar/Ig
Video viral memperlihatkan ribuan buruh rokok PT Gudang Garam terkena PHK menangis./Tangkapan Layar/Ig

KLIKREAD.COM, Kendiri - Viral baru-baru ini menyebarkan kabar di media sosial dinarasikan ribuan buruh rokok PT Gudang Garam Tbk kena PHK massal.

Sontak, kabar itu pun menyedot perhatian publik hingga menuai komentar warganet di media sosial.

Dalam narasi yang beredar di media sosial, para buruh terlihat sangat sedih hingga menangis dan saling berpelukan satu sama lain.

Baca Juga: Ketua RW Kembangan Utara Ngaku Kaget di Datangi Wapres Gibran di Pos Kamling

Menyikapi kabar tersebut, Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan telah menerima kabar tersebut dan sedang memeriksa kebenarannya.

Di video itu menampilkan para buruh memakai seragam merah berpadu biru dongker dengan logo Gudang Garam di bagian dada.

Bila benar terjadi PHK di PT Gudang Garam, ini membuktikan daya beli masyarakat masih rendah sehingga produk menurun.

Baca Juga: Warga Kembalikan 32 Barang Jarahan Milik Ahmad Sahroni

Produk rokoknya juga kurang mengikuti tren perubahan zaman dan kurang inovatif sehingga kurang dapat bersaing di pasaran,” ucap keterangan resmi Partai Buruh dan KSPI, Sabtu 6 September 2025.

Partai Buruh KSPI tekanan dampak PHK tidak hanya akan dirasakan oleh buruh secara langsung.

Puluhan ribu pekerja lain yang terkait dengan industri rokok berpotensi kehilangan pekerjaan.

Meliputi pekerja di sektor logistik, pemasok, pedagang kecil, supir, hingga pemilik kontrakan.

Baca Juga: Meski Dianggap Sepela, Ternyata Inilah Pentinya Fungsi Tutup Pentil pada Ban Motor

Partai Buruh dan KSPI memperingatkan pemerintah untuk mengambil langkah nyata, bukan hanya janji seperti kasus PHK di pabrik Sritex sebelumnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X