KLIKREAD.COM, Jakarta - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menilai hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA dapat menjadi pertimbangan dalam penerimaan mahasiswa baru melalui jalur prestasi di perguruan tinggi negeri (PTN).
Bahkan TKA bukan sekadar pengganti UN ataupun penentu kelulusan.
Lebih dari itu, TKA merupakan instrumen evaluasi kemampuan individu siswa.
“Nantinya hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai indikator tambahan dalam proses seleksi pendidikan,” ujarnya belum lama ini.
Sementara, pada jenjang SD dan SMP, dari hasil TKA dapat digunakan dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Hal ini guna memastikan proses seleksi dilakukan secara lebih objektif dan berbasis kemampuan akademik siswa.
Lebih lanjut dia menjelaskan, untuk soal-soal TKA di tingkat SMA nantinya dirancang dengan mengacu pada konsep High Order Thinking Skills (HOTS).
Baca Juga: Soeharto Tidak Layak Jadi Pahlawan Nasional, Dinilai Pakar Hukum Langgar HAM dan Praktik Korupsi
Yakni, kemampuan berpikir tingkat tinggi yang menuntut siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi dari suatu permasalahan.
Pola soal ini juga digunakan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) pada Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Pada tahap awal, TKA akan diterapkan pada siswa SMA sederajat pada November 2025.
Terdapat tiga mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan.
Artikel Terkait
Jangkau Pengguna Lebih Luas, Yuk Intip Kelebihan vivo V50 Lite 4G
Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat, Kereta Api dan Kapal Laut Selama Liburan Sekolah
Presiden Prabowo Tegaskan Pancasila Bukan Sekadar Slogan, Tapi Pedoman Hidup Bangsa
Khusus Liburan Sekolah, Tarif Tol Diskon 20 Persen Periode Juni-Juli 2025
Presiden Prabowo Peringatkan Koruptor Akan Ditindak Tanpa Pandang Bulu
Sri Mulyani Umumkan Diskon Tarif Listrik Batal, Inilah Gantinya
Jelang Hari Raya Idul Adha, DPR RI Minta Pemerintah Sidak dan Beri Sanksi Tegas Penjual Hewan Kurban Nakal
Mulai Juni dan Juli 2025, Pemerintah Luncurkan Bansos Beras 10 Kg dan Kartu Sembako Rp200 Ribu Per Bulan
Soeharto Tidak Layak Jadi Pahlawan Nasional, Dinilai Pakar Hukum Langgar HAM dan Praktik Korupsi
Kemendikdasmen Sebut TKA Terhadap Siswa Sekolah Dasar dan Menengah Paling Objektif Nilai Hasil Belajar Siswa