KLIKREAD.COM, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Pancasila harus ditempatkan sebagai landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan sekadar simbol formalitas atau mantra upacara.
Penegasan ini disampaikan Presiden dalam amanatnya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025.
“Jangan Pancasila menjadi mantra, jangan Pancasila menjadi slogan. Kekayaan bangsa Indonesia besar. Kekayaan bangsa Indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. Semua penyelewengan, semua kebocoran harus berhenti,” tegas Presiden Prabowo.
Baca Juga: Polresta Barelang Ungkap 9 Kasus Narkotika, 13 Tersangka Diamankan
Presiden Prabowo juga menyinggung bahwa kegagalan menerapkan Pancasila dalam praktik bernegara menjadi akar dari banyak permasalahan nasional, termasuk korupsi, penyelewengan kekuasaan, serta ketimpangan sosial.
Oleh sebab itu, Presiden menginstruksikan seluruh pejabat publik untuk kembali memegang teguh nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendiri bangsa.
“Marilah kita kembali ke nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai luhur perjuangan kemerdekaan bangsa kita. Marilah kita menggunakan momentum ini untuk memperbaiki diri, untuk memperbaiki sistem kita masing-masing,” tutur Presiden.
Baca Juga: Imigrasi Batalkan 163 CJH Lewat Pelabuhan Internasional Batam, Diduga Nonprosedural
Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa Pancasila harus menjadi tameng utama bangsa.
“Saya mengajak sekali lagi seluruh rakyat Indonesia bersatu. Perbedaan jangan menjadi sumber gontok-gontokan,” tegas Kepala Negara.
Di akhir amanatnya, Presiden Prabowo mengajak generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal nilai-nilai Pancasila agar tetap hidup dan relevan.
Presiden meyakini dengan tekad kuat bahwa Indonesia akan bangkit sebagai bangsa hebat jika rakyat bersatu dalam semangat dan moralitas Pancasila.
Artikel Terkait
Seskab Teddy Tegaskan Tidak Ada Minuman Beralkohol dalam Jamuan Presiden Macron di Jakarta
Prabowo Dorong Lompatan Besar: Stok Beras Tembus 4 Juta Ton, Petani Untung Besar
100 Narapidana Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security di Nusakambangan
Hotman Paris Masuk Rumah Sakit, Diduga Mengalami Keracunan Ikan Panggang
Terancam Batal Berangkat Haji karena Visa Furoda Tak Terbit, Ustad Maulana Siapkan Langkah Ini
Survei IPO: 81% Publik Puas Kinerja Prabowo, Dinilai Tegas, Antikorupsi, dan Pro-Rakyat
Mayoritas Warga Nilai Pelaksanaan MBG Memuaskan
Lakukan AN Terhadap 252 Ribu Guru PAI, Kemenag Pastikan Guru Bisa Baca Al Quran
Jangkau Pengguna Lebih Luas, Yuk Intip Kelebihan vivo V50 Lite 4G
Liburan Sekolah, Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat, Kereta Api dan Kapal Laut Selama Liburan Sekolah