KLIKREAD.COM, Cilegon - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cilegon, Muh Salim resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan.
Hal ini terkait dugaan permintaan proyek senilai Rp5 triliun tanpa melalui prosedur lelang yang sah.
Penetapan tersangka dan penahanan Salim dilakukan pada Jumat malam 16 Mei 2025.
Baca Juga: PM Australia Beri Kado Istimewa pada Kucing Milik Presiden RI Prabowo Subianto
Dikonfirmasi irkrimum Polda Banten Kombes Dian Setyawan, bahwa tersangka baru saja menduduki kursi kepemimpinan Kadin Cilegon pada Januari 2025.
Ia diduga kuat menjadi otak di balik upaya kasus proyek raksasa di PT China Chengda Engineering.
Tak hanya Salim, dua tokoh penting lainnya di Cilegon juga ikut menjadi tersangka pada kasus tersebut.
Baca Juga: Hendry dan Zulmansyah Sepakat Kongres Persatuan PWI Digelar Paling Lambat Agustus 2025
Mereka adalah Wakil Ketua Kadin Bidang Industri, Ismatullah, dan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Rufaji Jahuri.
Keduanya juga telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini mendekam di balik jeruji besi.
Menurut Kombes Dian Setyawan, peran Salim sangat signifikan dalam menggerakkan orang untuk melakukan aksi di lokasi proyek PT China Chengda Engineering.
Lebih lanjut, terungkap bahwa Salim dan Ismatullah secara langsung menemui perwakilan PT Total (bagian dari PT Chengda).
Mereka memaksa agar proyek senilai triliunan rupiah tersebut jatuh ke tangan mereka tanpa proses lelang yang transparan.
Artikel Terkait
KemenPANRB Siapkan 2 Ribu Guru dan Tenaga Kependidikan untuk Sekolah Rakyat
Mulai Juli 2025, 310 Ribu Guru Honorer Bakal Terima Bantuan Rp300 Ribu per Bulan
Kabar Gembira Gaji ke 13 untuk PPPK Tahun 2025 Segera Cair
Wapres Gibran Sarankan Gubernur Boby Nasution Atasi Angka Penyalahgunaan Narkoba di Sumut Ikuti Program Dedi Mulyadi
Australia Dukung Penuh Indonesia Gabung OECD dan CPTPP
Dorong Ekonomi dan Pangkas Impor, Prabowo Resmikan Proyek Migas Forel-Terubuk
Prabowo Beri Hormat kepada Pekerja Migas: Anda Pahlawan Energi Indonesia
Resmikan Proyek Migas, Prabowo Tekankan Manfaat Ekonomi: Hemat Triliunan, Rupiah Tak Mengalir ke Luar
Hendry dan Zulmansyah Sepakat Kongres Persatuan PWI Digelar Paling Lambat Agustus 2025
PM Australia Beri Kado Istimewa pada Kucing Milik Presiden RI Prabowo Subianto