KLIKREAD.COM, Jakarta - Pengamat Politik Rocky Gerung, menilai kasus meme Prabowo Jokowi ciuman sebagai bentuk ekspresi mahasiswa yang seharusnya tidak dikriminalisasi.
Rocky mengatakan, bahwa jika meme ini dianggap sebagai tindak pidana, maka akan membuka pintu bagi ribuan laporan serupa.
Dikutip dari channel YouTube Rocky Gerung Official, ia menyampaikan bahwa memidanakan meme akan memicu efek berantai.
Maka semakin banyak masyarakat, khususnya mahasiswa, akan memproduksi meme sebagai bentuk protes.
“Bila hal ini masuk pengadilan, akan ada ribuan meme lain yang harus diadili.
Netizen bisa marah dan membuat meme yang lebih ekstrem,” ujar Rocky, dikutip pada Rabu, 14 Mei 2025.
Baca Juga: Mabes TNI Janji Perketat Pengawasan, Terkait Proses Pemusnahan Amunisi
Kata Rocky, bahwa mahasiswa memiliki karakter khas dalam menyampaikan pendapat.
Yakni menyindir dan mengolok-olok sebagai bentuk kreativitas intelektual.
Dikatakannya, bahwa meme ini sebagai bagian dari budaya digital, menjadi sarana ekspresi yang unik dan cepat menyebar.
Ketika ruang ini dibatasi oleh hukum, kata Rocky, maka demokrasi digital ikut terancam.
Baca Juga: Prabowo Berduka atas Wafatnya Eddie Nalapraya
“Kegembiraan mahasiswa adalah mengolok-olok.
Artikel Terkait
Lis Terima Penghargaan Trisakti Tourism Award 2025 Juara ke 2 Kategori Wisata Sejarah Pulau Penyengat
Gegara Unggah Meme Prabowo Ciuman dengan Jokowi, Mahasiswi ITB Jadi Tersangka di Jeratan UU ITE
Menteri HAM Nilai Program Pendidikan di Barak Militer Digagas Dedi Mulyadi Sejalan Program Asta Cita Presiden RI
Melalui Operasi Serentak di Seluruh Indonesia, Polri Telah Tangani 3.326 Kasus Premanisme
Presiden KSPI Minta Pemerintah Segera Antisipasi PHK 10 Ribu Karyawan Panasonic secara Global
Banyak Fitur AI Canggih, Tecno Camon 40 Pro 5G Mendukung Pembaruan Software Sampai 3 Tahun
Guna Nambah Objek Penerimaan Negara, Anggota DPR Usulkan Legalisasi Kasino
Prabowo Berduka atas Wafatnya Eddie Nalapraya
Mabes TNI Janji Perketat Pengawasan, Terkait Proses Pemusnahan Amunisi
Terkait Sedan Listrik Seal Keluarkan Asap di Palmerah Jakbar, BYD Turunkan Tim Aftersales Investigasi