KLIKREAD.COM, Jakarta - Mabes TNI berjanji akan lebih memperketat lagi pengawasan terkait pemusnahan amuisi.
Hal ini terkait insiden ledakan amunisi kadaluarsa di Garut, Jawa Barat pada Senin 12 Maret 2025 tidak hanya mengagetkan warga setempat.
Mabes TNI juga tidak menyangka ledakan itu terjadi.
Apalagi sampai menewaskan 13 orang, termasuk 4 prajurit.
Baca Juga: Prabowo Berduka atas Wafatnya Eddie Nalapraya
Kini mereka tengah melakukan investigasi dan berjanji akan memperketat pengawasan dalam proses pemusnahan amunisi.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam keterangan resmi pada Rabu 14 Mei 2025 menyampaikan hal tersebut.
Dia mengungkapkan bahwa tim dari Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) tengah melaksanakan investigasi atas insiden yang turut merenggut 9 nyawa warga sipil di Garut.
Baca Juga: Guna Nambah Objek Penerimaan Negara, Anggota DPR Usulkan Legalisasi Kasino
Mereka juga sudah melakukan sterilisasi untuk menjamin keselamatan masyarakat.
”Lokasi pemusnahan merupakan lahan milik BKSDA yang secara rutin digunakan untuk kegiatan serupa sesuai prosedur keamanan yang berlaku.
TNI berkomitmen mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan serta akan memperketat pengawasan kegiatan pemusnahan amunisi,” terang Kristomei.
Baca Juga: Banyak Fitur AI Canggih, Tecno Camon 40 Pro 5G Mendukung Pembaruan Software Sampai 3 Tahun
Menurut jenderal bintang 2 TNI AD tersebut, pengawasan ketat diperlukan agar insiden serupa tidak terulang kembali.
Artikel Terkait
Dikunjungi Prabowo dan Bill Gates, Siswa SDN Jati 03: Makan Bergizi Gratis Bikin Bisa Nabung!
Walikota Tanjungpinang Usulkan Proyek Infrastruktur Strategis ke Pemerintah Pusat
Lis Terima Penghargaan Trisakti Tourism Award 2025 Juara ke 2 Kategori Wisata Sejarah Pulau Penyengat
Gegara Unggah Meme Prabowo Ciuman dengan Jokowi, Mahasiswi ITB Jadi Tersangka di Jeratan UU ITE
Menteri HAM Nilai Program Pendidikan di Barak Militer Digagas Dedi Mulyadi Sejalan Program Asta Cita Presiden RI
Melalui Operasi Serentak di Seluruh Indonesia, Polri Telah Tangani 3.326 Kasus Premanisme
Presiden KSPI Minta Pemerintah Segera Antisipasi PHK 10 Ribu Karyawan Panasonic secara Global
Banyak Fitur AI Canggih, Tecno Camon 40 Pro 5G Mendukung Pembaruan Software Sampai 3 Tahun
Guna Nambah Objek Penerimaan Negara, Anggota DPR Usulkan Legalisasi Kasino
Prabowo Berduka atas Wafatnya Eddie Nalapraya