Sementara ledakan amunisi kadaluarsa itu terjadi pada pukul 09.30 WIB di lokasi pemusnahan amunisi milik Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) III Puspalad di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Garut, Jabar.
Insiden tersebut mengakibatkan 13 korban meninggal dunia.
”Kami turut berduka cita atas meninggalnya prajurit terbaik TNI, serta warga sipil yang ikut menjadi korban.
Baca Juga: Presiden KSPI Minta Pemerintah Segera Antisipasi PHK 10 Ribu Karyawan Panasonic secara Global
TNI memastikan bahwa seluruh hak Prajurit TNI yang menjadi korban akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku, seperti santunan kematian khusus, pensiun, dan beasiswa bagi anak korban.
Panglima TNI juga memberikan tali asih kepada keluarga prajurit TNI dan warga sipil yang pemberiannya diwakili oleh Pangdam III/Siliwangi,” beber Kristomei lagi. ***
Artikel Terkait
Dikunjungi Prabowo dan Bill Gates, Siswa SDN Jati 03: Makan Bergizi Gratis Bikin Bisa Nabung!
Walikota Tanjungpinang Usulkan Proyek Infrastruktur Strategis ke Pemerintah Pusat
Lis Terima Penghargaan Trisakti Tourism Award 2025 Juara ke 2 Kategori Wisata Sejarah Pulau Penyengat
Gegara Unggah Meme Prabowo Ciuman dengan Jokowi, Mahasiswi ITB Jadi Tersangka di Jeratan UU ITE
Menteri HAM Nilai Program Pendidikan di Barak Militer Digagas Dedi Mulyadi Sejalan Program Asta Cita Presiden RI
Melalui Operasi Serentak di Seluruh Indonesia, Polri Telah Tangani 3.326 Kasus Premanisme
Presiden KSPI Minta Pemerintah Segera Antisipasi PHK 10 Ribu Karyawan Panasonic secara Global
Banyak Fitur AI Canggih, Tecno Camon 40 Pro 5G Mendukung Pembaruan Software Sampai 3 Tahun
Guna Nambah Objek Penerimaan Negara, Anggota DPR Usulkan Legalisasi Kasino
Prabowo Berduka atas Wafatnya Eddie Nalapraya