Setidaknya empat wilayah telah melaporkan insiden serupa sejak program ini berjalan awal 2025.
Kasus terbaru terjadi di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, tepatnya di SDN 33 Kasipute pada Rabu, 23 April 2025.
Belasan murid muntah setelah mencium aroma amis dari paket MBG yang berisi nasi, chicken karaage, tahu goreng, dan sayur sop.
Kepala sekolah setempat, Santi Jamal, menyebut aroma tak sedap berasal dari ayam krispi yang sudah tidak layak konsumsi.
Kepolisian mengonfirmasi ada 53 dari 1.026 paket makanan yang tidak segar.
Sementara Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengatakan akan menerapkan standard operating procedure untuk mencegah kasus keracunan kembali terjadi.
Misalnya, dengan mengembalikan sisa makanan ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memudahkan uji laboratorium.
Baca Juga: Serikat Buruh dan Pekerja Apresiasi Kehadiran Presiden Prabowo pada Peringatan Hari Buruh
"Karena untuk uji laboratorium harus membandingkan sampel makanan yang ada di dapur dengan yang sudah terkirim ke sekolah," kata Dadan lagi.***
Artikel Terkait
Try Sutrisno Turut Desak Wapres RI Gibran Mundur
Roy Suryo Tak Gentar Dilaporkan, Siap Adu Data dengan Jokowi di Persidangan
Mensekneg Nilai Putusan MK soal Pencemaran Nama Baik Adalah Kabar Baik
Lisa Mariana Patok Tarif Rp150 Juta untuk Acara Podcast
Pimpinan Buruh Dukung Langkah Prabowo Bentuk Satgas PHK: Selamatkan Ekonomi
Serikat Buruh dan Pekerja Apresiasi Kehadiran Presiden Prabowo pada Peringatan Hari Buruh
Kado Hari Buruh: Presiden Prabowo Beri Apresiasi Mulai dari Kesejahteraan Hingga Pahlawan Nasional dari Elemen Buruh
BRI Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia Melalui BRI Peduli Ini Sekolahku
Prabowo Hadiri May Day, Buruh Beri Apresiasi Tinggi untuk Kebijakan Pro-Rakyat
KPK Titipkan Hasil Sitaan Mobil Ridwan Kamil pada Bengkel di Jawa Barat