Peuyeum Bandung Makanan Tradisional Zaman Penjajah Belanda Pengganti Nasi

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Sabtu, 20 September 2025 | 21:04 WIB
Ilustrasi. Peuyeum Bandung khas Sunda, Jawa Barat./net
Ilustrasi. Peuyeum Bandung khas Sunda, Jawa Barat./net

KLIKREAD.COM - Peuyeum Bandung adalah makanan khas tape singkong fermentasi dari Kota dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Peuyeum Bandung, sebuah kuliner khas yang melekat erat dengan identitas Kota dan Kabupaten Bandung, bukanlah sekadar makanan biasa.

Di balik kenikmatannya yang manis dan empuk, terdapat sebuah kisah panjang yang mengungkapkan kearifan lokal dan perjuangan dalam mempertahankan warisan budaya.

Baca Juga: Empal Gentong Kuliner Tradisional yang Melegenda karena Cita Rasa yang Enak dan Gurih

Peuyeum Bandung terkenal dengan rasa manis, tekstur lembut, dan sedikit rasa asam dari proses fermentasinya.

Awalnya dibuat pada masa penjajahan Belanda di Kecamatan Cimenyan sebagai makanan pengganti nasi yang kala itu sulit di dapat.

Namun, masalah muncul ketika singkong berlimpah dan sebagian tak terkonsumsi, berakhir busuk.

Baca Juga: Ongol-ongol Kue Tradisional yang Melegenda Diambil dari Nama Tentara Mongol

Untuk mengatasi hal ini, masyarakat Cimenyan mulai melakukan proses fermentasi menggunakan ragi.

Dari sinilah lahir kuliner manis yang kita kenal sebagai peuyeum.

Proses fermentasi singkong ini sudah berlangsung sejak abad ke-19, menandakan bahwa peuyeum bukanlah sekadar kuliner biasa.

Namun juga merupakan bagian dari sejarah dan kehidupan masyarakat Bandung.

Baca Juga: Nasi Timbel dari Awalnya Makanan Kelas Bawah, Kini Jadi Kuliner Populer Sajian restoran

Peuyeum kemudian menjadi populer di seluruh Bandung dan sekitarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X