KLIKREAD.COM - Nasi tutug oncom berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat, dan awalnya merupakan makanan rakyat jelata sekitar tahun 1940-an.
Nasi tutug oncom dulunya digunakan untuk menyiasati mahalnya harga beras dengan mencampurkan oncom tumbuk pada nasi agar terlihat lebih banyak dan padat.
Nama "tutug" sendiri berarti ditumbuk dalam bahasa Sunda, merujuk pada proses pengolahan oncom.
Baca Juga: Nasi Timbel dari Awalnya Makanan Kelas Bawah, Kini Jadi Kuliner Populer Sajian restoran
Nasi tutug oncom dibuat dengan cara yang sangat mudah, merupakan campuran nasi dengan oncom yang sudah dibakar sebelumnya.
Kuliner nasi tutug oncom ini sangat nikmat jika disantap dalam keadaan masih hangat karena aroma dari oncom sangat khas dan unik sehingga bisa membangkitkan selera makanmu.
Seiring waktu, kuliner ini naik kelas dan kini menjadi makanan populer yang disajikan dengan berbagai lauk pendamping.
Awalnya, oncom dibakar atau digoreng lalu ditumbuk dan dicampur dengan nasi hangat.
Baca Juga: Kuliner Seblak yang Populer Ternyata Asalnya Hanya manfaatkan Sisa Kerupuk Mentah
Makanan ini sering disajikan dengan sederhana, hanya dibungkus daun pisang.
Dari hidangan rakyat sederhana, nasi tutug oncom kemudian menjadi populer dan naik kelas, kini disajikan di berbagai restoran, hotel, bahkan dalam penerbangan.***
Artikel Terkait
Ayam Penyet Asal Jawa Timur Tak Hanya Populer di Indonesia, tapi Telah Merambah ke Mancanegara
Dodol Garut Oleh-oeh dari Jawa Barat Jadi Ikon Daya Darik Wisatawan Hingga Mancanegara
Yuk Intip Menu Terlaris Bakso Rusuk Joss yang Jadi Idola Selebriti
Bakso Rusuk Ori dan Bakso Rusuk Super dengan Kuah Gurih Berempah
Selain Pedas, Menu Bakso Lava Beranak Jumbo Cukup Dinikmati 2 hingga 4 Orang
Classic Milk Tea dan Jasmine Tea Salah Satu Minuman Populer di Negara Asia
Gastronomi dalam Lintas Waktu: Eksistensi Rendang Belalang yang Takkan Pernah Hilang
Es Goyobod Minuman Trasional Khas Kota Bandung Segar Sangat Digemari
Kuliner Seblak yang Populer Ternyata Asalnya Hanya manfaatkan Sisa Kerupuk Mentah
Nasi Timbel dari Awalnya Makanan Kelas Bawah, Kini Jadi Kuliner Populer Sajian restoran