Wisata Sejarah Makam Dalem Cikundul Bupati Pertama Pendiri Kabupaten Cianjur

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Rabu, 17 September 2025 | 18:29 WIB
Makam Dalem Cikundul (Raden Aria Wiratanu I) ./net
Makam Dalem Cikundul (Raden Aria Wiratanu I) ./net

KLIKREAD.COM, Cianjur - Makam Cikundul adalah makam Raden Aria Wiratanu I (Eyang Dalem Cikundul), bupati pertama dan pendiri Kabupaten Cianjur.

Beliau dikenal sebagai pemimpin bijaksana, penyebar agama Islam, dan pembangunan masyarakat agraris di Cianjur pada abad ke-17.

Makam ini menjadi tempat ziarah penting yang merefleksikan sejarah berdirinya Cianjur dan perjalanan spiritual para leluhur.

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Istana Cipanas Cianjur, Dulunya Tempat Peristirahatan Gubernur Jenderal Belanda

Lokasi wisata ziarah malam dalem Cikundul ternyata memiliki cerita anak tangga yang menjadi sejarah bagi lokasi ini.

Dari kejauhan di atas bukit wisata ziarah malam dalem Cikundul terlihat sebuah bangunan, dan di sekelilingnya menghijau dedaunan pepohonan yang rindang.

Di wisata ziarah malam dalem Cikundul ini terdapat bangunan yang sangat artistik dengan nuansa Islam, yakni makam Bupati Cianjur Pertama, R Aria Wira Tanu Bin Aria Wangsa Goparana (1677-1691).

Baca Juga: Wisata Edukasi Kampung Budaya Padi Pandanwangi Cianjur Mengenal Padi Pandan Wangi Varietas Javanica yang Cukup Terkenal

Kemudian nama R Aria Wira Tanu Bin Aria Wangsa Goparana, lebih dikenal dengan nama Dalem Cikundul yang disemayamkan dengan bangunan makam yang artistik.

Areal makam Dalem Cikundul, luasnya sekitar 300 meter, berada di atas tanah seluas 4 hektar di puncak bukit Cijagang, Majalaya, Cikalongkulon, Cianjur.

Makam Dalem Cikundul, sudah sejak lama dikenal sebagai obyek wisata ziarah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Baca Juga: Berkunjung ke Situs Gunung Padang Cianjur Serasa Berada pada Peradaban Kuno

Dalem Cikundul, semasa hidupnya tergolong kepada syuhada sholihin, yang di kemudian hari menjadi Dalem Cianjur.

Dalem Cikundul dikenal luas sebagai pemeluk agama Islam yang taat dan penyebar agama Islam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mengenal Munggahan, Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadan

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:10 WIB
X