Keenam perwira tinggi tersebut antara lain :
1. Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani
2. Mayor Jendral Raden Soeprapto
3. Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono
Baca Juga: George VI Sosok Raja Pejuang Britania Raya Memenangkan Perang Dunia II Melawan Jerman
4. Mayor Jenderal Siswondo Parman
5. Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan
6. Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo
Sedangkan Panglima TNI yaitu AH Nasution yang menjadi sasaran utama berhasil kabur dan meloloskan diri.
Namun, putri dari AH Nasution yang bernama Ade Irma Nasution meninggal dunia karena tertembak.
Baca Juga: Mengenang Sejarah Asal Usul Terbentuknya Kota Surabaya Saat Berkunjung ke Museum Surabaya
Ia tewas bersama ajudannya yang bernama Lettu Pierre Andreas Tendean yang diculik dan ditembak di Lubang Buaya.
Keenam jenderal yang sudah disebutkan di atas dan juga Lettu Pierre Tendean kini ditetapkan sebagai Pahlawan Revolusi.
Sejak diresmikannya UU Nomor 20 tahun 2009, gelar tersebut sudah diakui sebagai Pahlawan Nasional.***
Artikel Terkait
Gedung Lawang Sewu Menggambarkan Sejarah Perjalanan Kereta Api di Indonesia
Sejarah Goa Selomangleng Tempat Pertapaan Dewi Kilisuci Putri Mahkota Raja Airlangga
Tugu Pahlawan Menyimpan Sejarah Sepuluh November di Surabaya
Mengenal Sejarah Perbankan Indonesia Peninggalan Hindia Belanda di Museum Gedung De Javasche Surabaya
Mengenang Sejarah Asal Usul Terbentuknya Kota Surabaya Saat Berkunjung ke Museum Surabaya
Mengenal Riwayat Josef Mengele, Dikenal Tentara Nazi yang Lakukan Eksperimen Mematikan
George VI Sosok Raja Pejuang Britania Raya Memenangkan Perang Dunia II Melawan Jerman
Riwayat Singkat Carolus Linnaeus, Ilmuwan Asal Swedia Sebagai Bapak Taksonomi dan Ekologi Modern
Ki Hajar Dewantara Pelopor Pendidikan Mengabdi Mencerdaskan Bangsa Indonesia
Sejarah Singkat Megenang Pembumihangusan Bandung Lautan Api