Sejarah Singkat Megenang Pembumihangusan Bandung Lautan Api

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Minggu, 25 Mei 2025 | 20:43 WIB
Peristiwa terjadinya Bandung Lautan Api(kebudayaan.kemdikbud.go.id)
Peristiwa terjadinya Bandung Lautan Api(kebudayaan.kemdikbud.go.id)

KLIKREAD.COM - Sejarah peristiwa Bandung Lautan Api merupakan penyebutan peristiwa bersejarah pembumihangusan Kota Bandung pada 24 Maret 1946.

Peristiwa ini menjadi tonggak bersejarah dalam mempertahankan kemerdekaan RI.

Aksi pembumihangusan Bandung dianggap sebagai taktik yang paling ideal pada situasi desakan NICA dan Sekutu yang ingin menguasai Kota Bandung.

Pasca pembumihangusan Kota Bandung, peristiwa ini kemudian diabadikan dalam berbagai bentuk seni seperti lagu dan film.

Baca Juga: Ki Hajar Dewantara Pelopor Pendidikan Mengabdi Mencerdaskan Bangsa Indonesia

Pada tanggal 12 Oktober 1945, pasukan Sekutu yang tergabung dalam AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) dibawah Brigade Mac Donald datang ke Kota Bandung.

Dan mereka memaksa untuk menyerahkan senjata hasil rampasan dari pasukan Jepang.

Situasi semakin panas setelah tahanan Belanda dilepaskan oleh Sekutu dan melakukan kekacauan di Kota Bandung.

Sebagai reaksi, pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) melakukan balasan atas aksi tersebut.

Baca Juga: Riwayat Singkat Carolus Linnaeus, Ilmuwan Asal Swedia Sebagai Bapak Taksonomi dan Ekologi Modern

Para pejuang dari Kota Bandung melakukan penyerangan markas Sekutu seperti di Hotel Homan dan Hotel Preanger.

Setelah terjadi serangan dari para pejuang, Sekutu menyampaikan ultimatum kepada Gubernur Jawa Barat untuk mengosongkan Bandung Utara dengan batas 29 November 1945 pukul 12.00 WIB.

Kota Bandungpun terbagi menjadi dua, Bandung Utara dikuasai Sekutu dan Bandung Selatan dikuasai Indonesia.

Perlawanan Tentara Republik Indonesia (TRI) yang terus menerus dilancarkan kepada Sekutu membuat Sekutu memberi ultimatum kedua kepada Perdana Menteri Syahri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mengenal Munggahan, Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadan

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:10 WIB
X