KLIKREAD.COM - De Javasche Bank Surabaya merupakan gedung peninggalan pemerintah Hindia Belanda yang sekarang menjadi museum perbankan Indonesia.
Setelah De Javasche Bank dinasionaliasi oleh pemerintah pada tahun 1951, gedung ini menjadi kantor Bank Indonesia perwakilan Surabaya pada tahun 1953 hingga 1972.
Lalu, pada 27 Januari 2012, gedung tiga lantai milik Bank Indonesia ini ditetapkan sebagai cagar budaya.
Baca Juga: Tugu Pahlawan Menyimpan Sejarah Sepuluh November di Surabaya
Kini, masyarakat yang ingin melihat jejak perbankan di Surabaya bisa berkunjung ke sana secara gratis.
Letaknya pun mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Berada di jalan Garuda No 1, Krembangan, Surabaya, Jawa Timur.
Baca Juga: Sejarah Goa Selomangleng Tempat Pertapaan Dewi Kilisuci Putri Mahkota Raja Airlangga
Lokasinya berjarak 6 kilometer dari Alun-alun Kota Surabaya.
Tiket masuknya gratis dan museum ini buka setiap hari mulai pukul 08.00-16.00 WIB.
Museum De Javasche Bank ini terdiri dari tiga lantai dan menampilkan sejarah sistem perbankan di Indonesia.
Ada tiga bagian utama yang bisa kamu temukan di sini.
Baca Juga: Gedung Lawang Sewu Menggambarkan Sejarah Perjalanan Kereta Api di Indonesia
Pertama, ruangan koleksi mata uang lama, ruangan koleksi dari konservasi, dan ruangan koleksi harta budaya.
Artikel Terkait
Kepulauan Riau Sangat Erat Hubungan dengan Malaysia, Alami 4 Transisi Pemerintahan
Melihat Cagar Budaya Rumah Tabib Kerajaan di Pulau Penyengat Kepulauan Riau
Bangunanan Bersejarah Istana Kantor di Pulau Penyengat Tempat Tinggal Raja Ali Haji
Wisata Religi Bersejarah Masjid Raya Sultan Riau Pulau Penyengat
Wisata Sejarah ke Komplek Makam Engku Puteri Raja Hamidah di Pulau Penyengat
Museum House of Sampoerna, Menyimpan Sejarah Pembuatan Rokok Kretek di Indonesia
Monumen Kapal Selam Menyimpan Sejarah KRI Pasopati 410 pada Perang Trikora
Gedung Lawang Sewu Menggambarkan Sejarah Perjalanan Kereta Api di Indonesia
Sejarah Goa Selomangleng Tempat Pertapaan Dewi Kilisuci Putri Mahkota Raja Airlangga
Tugu Pahlawan Menyimpan Sejarah Sepuluh November di Surabaya