KLIKREAD.COM - Lawang Sewu merupakan bangunan peninggalan Belanda yang mampu memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.
Terdapat cerita-cerita mistis pada bangunan bersejarah ini tentang sejarah dari kereta api di Indonesia.
Karena dulunya Lawang Sewu ini merupakan sebuah pusat kereta api Indonesia.
Dulu sebelum Lawang Sewu menjadi sebuah tempat wisata, tempat ini sempat menjadi tempat berbagai bangunan pemerintah.
Baca Juga: Monumen Kapal Selam Menyimpan Sejarah KRI Pasopati 410 pada Perang Trikora
Bahkan dulu pernah menjadi markas PT KAI yang sebelumnya digunakan sebagai kantor NIS ketika Belanda menjajah Indonesia.
Lawang Sewu dikenal dengan bangunan yang memiliki banyak pintu.
Lawang berarti pintu, dan sewu artinya seribu. Padahal, jumlah asli pintunya tidak mencapai seribu hanya sebanyak 342 buah.
Baca Juga: Museum House of Sampoerna, Menyimpan Sejarah Pembuatan Rokok Kretek di Indonesia
Menyaksikan kemegahan arsitektur klasik ini memiliki sensasi tersendiri, apalagi ketika malam hari.
Meski malam, pengunjung yang datang tidaklah sedikit.
Trotoar jalan tetap dipenuhi pengunjung yang duduk santai atau sekedar berfoto.
Memasuki dalam gedung, sinar lampu tersorot diantara gelapnya malam.
Baca Juga: Wisata Sejarah ke Komplek Makam Engku Puteri Raja Hamidah di Pulau Penyengat
Artikel Terkait
Asal Muasal Legenda Sei Ladi di Batam, Dulunya Bernama Danau Telaga Hantu
Kepulauan Riau Sangat Erat Hubungan dengan Malaysia, Alami 4 Transisi Pemerintahan
Melihat Cagar Budaya Rumah Tabib Kerajaan di Pulau Penyengat Kepulauan Riau
Bangunanan Bersejarah Istana Kantor di Pulau Penyengat Tempat Tinggal Raja Ali Haji
Wisata Religi Bersejarah Masjid Raya Sultan Riau Pulau Penyengat
Wisata Sejarah ke Komplek Makam Engku Puteri Raja Hamidah di Pulau Penyengat
Museum House of Sampoerna, Menyimpan Sejarah Pembuatan Rokok Kretek di Indonesia
Monumen Kapal Selam Menyimpan Sejarah KRI Pasopati 410 pada Perang Trikora