AMBIS PTN WAJIB TAHU! Inilah Contoh Soal dan Pembahasan Tes Skolastik Literasi Bahasa Indonesia UTBK SNBT 2023

photo author
Lala Sari Endah, Klik Read
- Senin, 16 Januari 2023 | 15:40 WIB
Inilah Contoh Soal dan Pembahasan Tes Skolastik Literasi Bahasa Indonesia untuk Taklukkan UTBK SNBT 2023 (ugm.ac.id)
Inilah Contoh Soal dan Pembahasan Tes Skolastik Literasi Bahasa Indonesia untuk Taklukkan UTBK SNBT 2023 (ugm.ac.id)

3.Berdasarkan teks tersebut, dampak yang sangat mungkin muncul apabila penggunaan media sosial semakin meningkat adalah ....

A.kesehatan mental seseorang yang berusia kurang dari 20 tahun makin buruk.
B.makin banyaknya individu berusia 20 tahun ke atas dengan gangguan jiwa di dunia.
C.media sosial makin berisiko terhadap peningkatan gangguan mental masyarakat.
D.pejabat kesehatan masyarakat melarang penggunaan media sosial.
E.masyarakat makin tidak menyadari konsekuensi negatif media sosial.

Kunci Jawaban: C

Baca Juga: 6 Tips Menyimpan Sepeda Motor di Rumah Jika Tak Digunakan, Digas Kembali Tetap Jos Gandos!

Pembahasan:

Untuk menentukan dampak yang paling mungkin muncul dari suatu hal, dibutuhkan pemahaman mengenai informasi yang disampaikan. Informasi yang ingin disampaikan penulis terdapat pada ide pokok/gagasan utama. Teks pada paragraf pertama menjelaskan bahwa penggunaan media sosial berdampak buruk bagi kesehatan mental. Sementara itu, paragraf kedua menjelaskan tentang jumlah individu dengan gangguan jiwa karena media sosial. Berdasarkan penjelasan tersebut, dampak yang sangat mungkin muncul apabila penggunaan media sosial semakin meningkat adalah media sosial makin berisiko terhadap peningkatan gangguan mental masyarakat.

Pilihan A tidak tepat karena hal tersebut tidak sesuai dengan isi teks. Kalimat (2) dan (3) menjelaskan bahwa penelitian yang dilakukan oleh para peneliti University of Manchester adalah individu dengan usia di atas 20 tahun, bukan kurang dari 20 tahun.

Pilihan B tidak tepat karena hal tersebut tidak sesuai dengan isi teks. Kalimat (1) dan (2) menjelaskan bahwa para peneliti University of Manchester melakukan penelitian di Indonesia, bukan dunia.

Pilihan D tidak tepat karena hal tersebut tidak sesuai dengan isi teks. Kalimat (7) dijelaskan bahwa pejabat kesehatan masyarakat harus berpikir kreatif untuk menemukan cara agar masyarakat beristirahat dari media sosial atau agar masyarakat menyadari konsekuensi negatif dari media sosial, bukan melarang penggunaan media sosial.

Pilihan E tidak tepat karena meningkatnya penggunaan media sosial bukan merupakan dampak dari masyarakat yang makin tidak menyadari konsekuensi negatif media sosial. Kalimat pada pilihan E merupakan dampak jika pemerintah tidak melakukan upaya apa pun dalam menyadarkan masyarakat terkait konsekuensi negatif dari media sosial. Kedua hal tersebut tidak berkaitan secara langsung.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dampak yang sangat mungkin muncul apabila penggunaan media sosial semakin meningkat adalah media sosial makin berisiko terhadap peningkatan gangguan mental masyarakat.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.

Baca Juga: KUMPUL DI SINI! Untuk Lihat Kunci Jawaban Terbaru Tantangan Harian Shopee Tebak Kata Teks HABITAT

4.Teks ini digunakan untuk menjawab soal nomor 4

(1) Para peneliti dari Jepang menemukan bahwa dalam skala waktu geologis, satu spesies pohon hutan hujan tropis telah mengalami banyak perubahan. (2) Dalam sebuah laporan penelitian terbaru, para peneliti dari University of Tsukuba mengungkapkan bahwa Shorea parvifolia, spesies pohon hutan hujan tropis, telah mengalami ekspansi populasi yang cepat di Borneo. (3) Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang masa lalu spesies menjadi kunci untuk memastikan keberadaannya pada masa depan.

(4) Profesor Yoshihiko Tsumura, sebagaimana dilansir EurekAlert, mengatakan bahwa Shorea parvifolia tersebar luas di Asia Tenggara. (5) Struktur genetik Shorea parvifolia dipengaruhi oleh fluktuasi glasial dan interglasial yang berulang. (6) Perubahan genetik ini memberikan pengetahuan untuk memastikan keberadaannya pada masa depan. (7) Untuk memeriksa genetiknya, para peneliti mengambil sampel daun dari pohon dalam populasi alami yang mencakup hampir seluruh rentang geografis S. parvifolia. (8) Tim menggunakan penanda DNA nukleus dan data pengurutan DNA dari kloroplas (struktur sel tumbuhan yang melakukan fotosintesis) untuk memeriksa struktur genetik spesies tersebut. (9) Analisis DNA tersebut menunjukkan bahwa S. parvifolia telah mengalami ekspansi populasi baru-baru ini di Borneo. (10) Spesies ini kemungkinan besar bermigrasi dari Semenanjung Malaya ke Borneo dan kemudian mengalami peningkatan populasi besar sehingga menghasilkan keragaman genetik yang cukup besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lala Sari Endah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X