Sosialisasi dan Praktik Mitrokontroler di SMP Negeri 2 Cinangka- Desa Kubang Baros

photo author
Abdul Azis KlikRead, Klik Read
- Rabu, 14 Agustus 2024 | 20:56 WIB
 (Dokumen pribadi)
(Dokumen pribadi)

Klikread.com -  Kelompok KKM 12 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melaksanakan kegiatan edukatif yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mempraktikkan teknologi mikrokontroler kepada siswa/i SMP Negeri 2 Cinangka, Desa Kubang Baros, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan teknologi.

Dalam kegiatan ini, siswa/i SMP Negeri 2 Cinangka mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang dua jenis mikrokontroler, yaitu Arduino Uno R3 dan ESP32. Kedua mikrokontroler ini banyak digunakan dalam berbagai proyek teknologi, baik dalam skala hobi maupun profesional, dan diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi para siswa untuk mengenal lebih jauh dunia elektronika dan pemrograman.

Tidak hanya terbatas pada pengenalan mikrokontroler, Kelompok KKM 12 Untirta juga memperkenalkan beberapa sensor penting yang sering digunakan bersama mikrokontroler. Sensor-sensor tersebut meliputi sensor ultrasonik yang digunakan untuk mengukur jarak, sensor PIR (Passive Infrared) yang mendeteksi gerakan, dan sensor EKG (Electrocardiogram) yang digunakan untuk memonitor detak jantung. Dengan pengenalan ini, para siswa tidak hanya memahami fungsi dasar mikrokontroler, tetapi juga cara kerja sensor-sensor yang dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang, seperti keamanan, kesehatan, dan industri.

 

(dokumen pribadi)

Setelah sesi pengenalan, siswa/i diajak untuk mempraktikkan langsung pengetahuan yang baru mereka dapatkan melalui beberapa proyek sederhana namun menarik. Proyek pertama adalah menyalakan LED Blink, di mana siswa diajarkan cara dasar memprogram mikrokontroler untuk menyalakan dan mematikan LED secara bergantian. Proyek ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk memahami dasar-dasar pemrograman dan kontrol perangkat keras.

Proyek kedua adalah pembuatan alarm parkir menggunakan sensor ultrasonik. Dalam proyek ini, siswa diajak untuk merancang sistem yang dapat mendeteksi jarak benda di depannya dan memberikan alarm jika jaraknya terlalu dekat, seperti yang sering digunakan pada kendaraan untuk membantu pengemudi saat parkir. Proyek ini tidak hanya melibatkan pemrograman, tetapi juga pemahaman tentang bagaimana sensor ultrasonik bekerja dalam mengukur jarak.

 

(dokumen pribadi)

Proyek terakhir adalah monitoring detak jantung menggunakan sensor EKG. Proyek ini memberikan pengalaman unik kepada siswa dalam memahami bagaimana teknologi dapat digunakan dalam bidang kesehatan. Dengan menggunakan sensor EKG, siswa dapat memantau detak jantung mereka sendiri dan melihat bagaimana data tersebut dapat ditampilkan dan dianalisis.

Kegiatan pengenalan dan praktik mikrokontroler ini mendapat respon yang sangat positif dari para siswa dan guru SMP Negeri 2 Cinangka. Banyak siswa yang menunjukkan antusiasme tinggi dan ketertarikan untuk mendalami lebih lanjut tentang teknologi ini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan minat dan bakat siswa-siswi dalam bidang teknologi dapat tumbuh dan berkembang, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri lebih baik untuk masa depan.

 

(dokumen pribadi)

Kelompok KKM 12 Untirta berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga menginspirasi para siswa untuk mulai memikirkan masa depan mereka sejak dini. Dengan pemahaman dan keterampilan yang telah mereka dapatkan, para siswa diharapkan dapat lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan dunia teknologi yang terus berkembang. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dari mahasiswa Untirta kepada masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Dengan demikian, kegiatan pengenalan dan praktik mikrokontroler oleh Kelompok KKM 12 Untirta di SMP Negeri 2 Cinangka tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga menjadi momen penting dalam menumbuhkan semangat inovasi dan kreativitas di kalangan siswa. Semoga kegiatan-kegiatan serupa dapat terus diadakan, agar lebih banyak lagi generasi muda yang terinspirasi dan terdorong untuk mengembangkan potensi mereka di bidang teknologi. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Azis KlikRead

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X