PALING LENGKAP! Soal dan Pembahasan Tes Potensi Skolastik (TPS) Pemahaman Bacaan dan Menulis UTBK SNBT 2023

photo author
Lala Sari Endah, Klik Read
- Sabtu, 7 Januari 2023 | 12:55 WIB
Contoh Soal dan Pembahasan Tes Potensi Skolastik (TPS) Pemahaman Bacaan dan Menulis (Pixabay)
Contoh Soal dan Pembahasan Tes Potensi Skolastik (TPS) Pemahaman Bacaan dan Menulis (Pixabay)

KLIKREAD.COM- UTBK SNBT 2023 sebentar lagi, bagi kamu yang ambis masuk PTN ayo terus berlatih salah satunya latihan soal Tes Potensi Skolastik (TPS) Pemahaman Bacaan dan Menulis.

Seperti yang sudah diketahui, soal Tes Potensi Skolastik (TPS) Pemahaman Bacaan dan Menulis menjadi bagian dari tes yang ada pada UTBK SNBT 2023.

Banyak berlatih soal Tes Potensi Skolastik (TPS) Pemahaman Bacaan dan Menulis setiap hari akan memudahkan kamu menghadapi UTBK SNBT 2023 mendatang.

Baca Juga: Diwarnai Blunder Konyol dari De Gea, Manchester United Berhasil Singkirkan Everton di Piala FA

Isi materi Tes Potensi Skolastik (TPS) Pemahaman Bacaan dan Menulis Pemahaman Bacaan dan Menulis pada UTBK SNBT 2023 nanti yaitu kemampuan dasar dalam membaca, kelancaran membaca, dan keterampilan menulis.

Kamu pasti sudah tahu, jumlah soal TPS pada UTBK SNBT 2023 akan terdiri dari 20 soal dengan waktu pengerjaan selama 15 menit saja.

Baca Juga: Kabar Duka, Mantan Asisten Pelatih Italia Sekaligus Legenda Chelsea Gianluca Vialli Meninggal Dunia

Pemahaman Bacaan dan Menulis yang akan diujikan di UTBK SNBT 2023 ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tipe soal pada masa UTBK SBMPTN sebelumnya.

Sebelum melirik link download soal Tes Potensi Skolastik (TPS) Pemahaman Bacaan dan Menulis Pemahaman Bacaan dan Menulis, simak dulu contoh soal dan pembahasannya berikut ini.

Baca Juga: Ada Teks ETKBAUN - KETUBAN dalam Games Shopee Tebak Kata Tantangan Harian, Tenang Kunci Jawaban Tersedia

Di bawah ini adalah 20 contoh soal TPS Pemahaman Bacaan dan Menulis.

1.Pertanyaan:
Beberapa pekan lalu, Presiden Federasi Otomotif Internasional, Tean Todt datang ke kantor Ikatan Motor
Indonesia. Ia meminta IMI menggencarkan kampanye keselamatan di jalan. Eks bos tim Formula 1 Ferrari
yang kini menjadi duta PBB untuk mengampanyekan “Keselamatan di Jalan” itu mengemukakan pada
2015 lebih dari 3400 orang tewas di jalan setiap hari. Setiap tahun ada 15 juta orang terluka dan sebagian
besar mengalami cacat tubuh akibat kecelakaan di jalan. Yang menjadi korban sebagian besar anak-anak,
pejalan kaki, pengendara sepeda, orang tua, dan penyeberang jalan.
Todt mengatakan Indonesia adalah negara besar dengan penduduk sangat banyak, tidak mungkin
mengampanyekan “Keselamatan di Jalan” sendirian. Sebagian besar anggota IMI adalah pembalap yang
sangat paham tentang keselamatan di jalan. Oleh karena itu, sangat penting jika seluruh anggota IMI
bergerak bersama mengampanyekan hal ini, kata Todt. Ia menegaskan, setiap pengguna jalan harus
menghormati dan menghargai satu sama lain. Sebagian besar kecelakaan terjadi akibat kelakuan
pengguna jalan yang tidak tertib dan egois.
Yang menarik adalah komentar Todt tentang kondisi lalu lintas di Indonesia. “Saya sering datang ke
Indonesia terutama Bali. Saya sangat terkejut melihat kondisi lalu lintas di sana. Saat saya datang ke
Jakarta, pemandangannya lebih mengerikan,” kata Todt. Mengerikan, mungkin tidak ada kata yang lebih
tepat untuk menggambarkan kekacauan dan kesemrawutan lalu lintas di Jakarta dan kota-kota besar lainnya
di Indonesia. Sudah sangat lama kita melihat dan mengalami sendiri kekacauan dan kesemrawutan lalu
lintas di negeri ini.
Tujuan yang tersirat dalam kutipan wacana tersebut adalah....
Jawaban:
a.menyosialisasikan betapa pentingnya keselamatan di jalan
b.mengkritik Indonesia tentang kondisi kesemrawutan di jalan
c.memberikan kesempatan kepada Todt datang ke kantor IMI
d.menyampaikan informasi tentang kecelakaan di Indonesia
e.menjelaskan tentang kecelakaan yang sering terjadi di kota
Pembahasan:
Jawaban A
Pada paragraf satu kalimat ke dua, tujuan dari wacana tersebut sudah jelas dipaparkan. selanjutnya,
paragraf lain menunjukkan penjelasan dan latar belakang tujuan tersebut penting untuk dilakukan. Jadi,
menyosialisasikan betapa pentingnya keselamatan di jalan merupakan tujuan tersirat dalam wacana
tersebut.

2 Pertanyaan:
Beberapa pekan lalu, Presiden Federasi Otomotif Internasional, Tean Todt datang ke kantor Ikatan Motor
Indonesia. Ia meminta IMI menggencarkan kampanye keselamatan di jalan. Eks bos tim Formula 1 Ferrari
yang kini menjadi duta PBB untuk mengampanyekan “Keselamatan di Jalan” itu mengemukakan pada
2015 lebih dari 3400 orang tewas di jalan setiap hari. Setiap tahun ada 15 juta orang terluka dan sebagian
besar mengalami cacat tubuh akibat kecelakaan di jalan. Yang menjadi korban sebagian besar anak-anak,
pejalan kaki, pengendara sepeda, orang tua, dan penyeberang jalan.
Todt mengatakan Indonesia adalah negara besar dengan penduduk sangat banyak, tidak mungkin
mengampanyekan “Keselamatan di Jalan” sendirian. Sebagian besar anggota IMI adalah pembalap yang
sangat paham tentang keselamatan di jalan. Oleh karena itu, sangat penting jika seluruh anggota IMI
bergerak bersama mengampanyekan hal ini, kata Todt. Ia menegaskan, setiap pengguna jalan harus
menghormati dan menghargai satu sama lain. Sebagian besar kecelakaan terjadi akibat kelakuan
pengguna jalan yang tidak tertib dan egois.
Yang menarik adalah komentar Todt tentang kondisi lalu lintas di Indonesia. “Saya sering datang ke
Indonesia terutama Bali. Saya sangat terkejut melihat kondisi lalu lintas di sana. Saat saya datang ke
Jakarta, pemandangannya lebih mengerikan,” kata Todt. Mengerikan, mungkin tidak ada kata yang lebih
tepat untuk menggambarkan kekacauan dan kesemrawutan lalu lintas di Jakarta dan kota-kota besar lainnya
di Indonesia. Sudah sangat lama kita melihat dan mengalami sendiri kekacauan dan kesemrawutan lalu
lintas di negeri ini.
Secara keseluruhan, anggota Ikatan Motor Indonesia terdiri atas....
Jawaban:
a.kelompok pengusaha dan kelompok pembalap yang sangat paham akan keselamatan di jalan
b.kelompok pembalap dan kelompok pengurus IMI yang paham tentang keselamatan di jalan
c. kelompok pembalap pemula dan kelompok pembalap senior yang paham keselamatan di jalan
d.kelompok penyelenggara turnamen dan pembalap yang menghendaki keselamatan di jalan
e.kelompok bukan pembalap dan kelompok pembalap yang paham akan keselamatan di jalan
Pembahasan:
Jawaban E
Pada paragraf ke dua, tertera bahwa sebagian besar anggota IMI adalah pembalap yang sangat paham
tentang keselamatan di jalan. Kalimat tersebut menandakan ada sebagian kecil anggota IMI yang berasal
dari kelompok bukan pembalap.

3.Pertanyaan:
Beberapa pekan lalu, Presiden Federasi Otomotif Internasional, Tean Todt datang ke kantor Ikatan Motor
Indonesia. Ia meminta IMI menggencarkan kampanye keselamatan di jalan. Eks bos tim Formula 1 Ferrari
yang kini menjadi duta PBB untuk mengampanyekan “Keselamatan di Jalan” itu mengemukakan pada
2015 lebih dari 3400 orang tewas di jalan setiap hari. Setiap tahun ada 15 juta orang terluka dan sebagian
besar mengalami cacat tubuh akibat kecelakaan di jalan. Yang menjadi korban sebagian besar anak-anak,
pejalan kaki, pengendara sepeda, orang tua, dan penyeberang jalan.
Todt mengatakan Indonesia adalah negara besar dengan penduduk sangat banyak, tidak mungkin
mengampanyekan “Keselamatan di Jalan” sendirian. Sebagian besar anggota IMI adalah pembalap yang
sangat paham tentang keselamatan di jalan. Oleh karena itu, sangat penting jika seluruh anggota IMI
bergerak bersama mengampanyekan hal ini, kata Todt. Ia menegaskan, setiap pengguna jalan harus
menghormati dan menghargai satu sama lain. Sebagian besar kecelakaan terjadi akibat kelakuan
pengguna jalan yang tidak tertib dan egois.
Yang menarik adalah komentar Todt tentang kondisi lalu lintas di Indonesia. “Saya sering datang ke
Indonesia terutama Bali. Saya sangat terkejut melihat kondisi lalu lintas di sana. Saat saya datang ke
Jakarta, pemandangannya lebih mengerikan,” kata Todt. Mengerikan, mungkin tidak ada kata yang lebih
tepat untuk menggambarkan kekacauan dan kesemrawutan lalu lintas di Jakarta dan kota-kota besar lainnya
di Indonesia. Sudah sangat lama kita melihat dan mengalami sendiri kekacauan dan kesemrawutan lalu
lintas di negeri ini.
Pendapat yang tercermin dalam kutipan wacana tersebut adalah....
Jawaban:
a.kesemrawutan kondisi sosial masyarakat kota besar di Indonesia dalam menggunakan jalan raya
b.ketidaknyamanan pengguna jalan raya di kota-kota besar di Indonesia seperti Bali dan Jakarta
c.kondisi sosial masyarakat kota-kota di Indonesia kurang peduli terhadap keselamatan jalan
d.keselamatan di jalan raya sangat didambakan oleh setiap pengguna jalan di kota-kota besar
e.kondisi masyarakat kota besar di Indonesia mencerminkan kekacauan keselamatan pengguna jalan
Pembahasan:
Jawaban C
Pendapat merupakan suatu opini yang berasal dari pemikiran individual. Pendapat tidak tersurat dari
kutipan paragraf. Pada wacana tersebut, “kondisi sosial masyarakat kota-kota di Indonesia kurang peduli
terhadap keselamatan jalan” tidak ada fakta yang membuktikan kalimat tersebut sehingga kalimat tersebut
berupa pendapat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lala Sari Endah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X