Berbagai kajian mengenai kinerja BUMD menunjukkan bahwa faktor seperti kepemimpinan strategis, kapabilitas dinamis, dan kemampuan organisasi untuk beradaptasi secara bersamaan agar memiliki pengaruh penting terhadap keberlanjutan kinerja badan usaha daerah (Budiman & Yasmine Nasution, 2025).
Apabila aspek-aspek tersebut diabaikan, terdapat potensi BUMD justru menjadi beban fiskal atau sekadar menjadi proyek seremonial tanpa memberikan kontribusi yang berarti.
Dengan demikian, pendirian BUMD kemaritiman di Bintan memiliki peluang besar untuk menjadi representasi nyata dari penerapan desentralisasi ekonomi yang efektif.
Namun, nilai strategis tersebut hanya akan terwujud apabila kinerja bisnis dapat dicapai melalui pengelolaan yang profesional, bukan sekadar menjadi slogan otonomi.
Baca Juga: Akibat Akses Jalan Tertutup, Mendagri Sebut Bupati Aceh Tengah Tak Sanggup Tangani Bencana
Apabila dijalankan dengan prinsip tata kelola yang baik, BUMD Bintan berpotensi meningkatkan PAD, menciptakan peluang kerja, serta memperkuat kemandirian daerah berbasis potensi lokal. ***
Penulis: Cahya Hari Sunarto, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, Universitas Maritim Raja Ali Haji