opini

Sufmi Dasco Ahmad dan Elegi Jurnalisme Warung Kopi

Selasa, 8 April 2025 | 19:29 WIB
Muhammad Arief Rosyid Hasan foto bersama rekan.

Satu-satunya argumentasi Tempo mencocokkan hipotesis antara Dasco dan bisnis judi adalah laporan tahunan salah satu perusahaan yang menampilkan narasi.

Bahwa politikus senior Gerindra itu pernah terafiliasi dalam sebuah holding perusahaan besar.

Holding perusahaan itu yang disebut punya kepemilikan saham di rumah judi.

Baca Juga: Pemko Batam Gelar Apel Gabungan dan Halal Bihalal Guna Bangun Semangat Kerja Pasca Liburan Panjang

Sejatinya jika petikan informasi itu dipakai sebagai dasar argumentasi untuk mencocokologikan sang politisi dan bisnis judi, maka Tempo pun punya situasi yang sama.

Sebab salah satu investor Tempo, George Soros, pun berinvestasi besar pada rumah judi.

Dengan data awal yang didapatkannya, Tempo sejatinya bisa membuktikan apakah hipotesisnya terbukti atau tidak.
Tinggal di dalami perusahaan yang terkait dengan sang politisi itu untuk memastikan fakta sebenarnya.

Tapi entah karena kepentingan kejar tayang, kemalasan mencari kebenaran, atau agenda tersembunyi lain.

Baca Juga: Lis Cek Kehadiran Pegawai Lewat Apel Besama Usai Liburan Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri

Tempo malah tak memverifikasi secara detail sumber yang masih dalam level 'katanya' itu.

Sekalipun dangkal akan akurasi informasi dan fakta, narasi yang disampaikan Tempo terkait Dasco ini sukses menciptakan isu belah bambu.

Ini terkait sang narasumber yang disebut Tempo adalah pejabat kabinet.

Narasi yang seakan ingin memframing terjadi keretakan di dalam koalisi pemerintahan.

Boleh jadi inilah inti dari narasinya yang dituju Tempo. Bukan soal judinya tapi bagaimana pecah belah dan instabilitas politik!

Baca Juga: Harga dan Stok Sembako Masih Stabil Usai Lebaran, dari Hasil Sidak Disdagin Tanjungpinang di Pasar Bintan Centre

Halaman:

Terkini

Membaca Luka Aurelie Moeremans dalam Broken Strings

Rabu, 14 Januari 2026 | 10:03 WIB

Akal-akalan Efisiensi di Balik Pilkada

Rabu, 24 Desember 2025 | 12:22 WIB

Bencana dan Ilusi Otonomi

Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:02 WIB

Hari HAM Sedunia,400 Orang Nasibnya Digantung

Rabu, 10 Desember 2025 | 12:22 WIB