Harga dan Stok Sembako Masih Stabil Usai Lebaran, dari Hasil Sidak Disdagin Tanjungpinang di Pasar Bintan Centre

photo author
Harment Aditya, Klik Read
- Selasa, 8 April 2025 | 17:44 WIB
Disdagin Tanjungpinang saat sidak harga dan stok sembako di Pasar Bintan Centre. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang)
Disdagin Tanjungpinang saat sidak harga dan stok sembako di Pasar Bintan Centre. (Foto: Diskominfo Tanjungpinang)

KLIKREAD.COM, Tanjungpinang - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Riany, mengatakan harga pangan dan stok sembako di Pasar Bintan Centre saat ini masih stabil usai hari raya Idul Fitri.

Hal ini diketahui setelah Disdagin dan instansi terkait menggelar sidak ke Pasar Bintan Centre pada 6 Apri 2025 lalu.

Namun demikian kata Riany, bahwa kestabilan harga dipengaruhi kelancaran distribusi dan turunnya permintaan masyarakat pasca Lebaran.

Baca Juga: Walikota Tanjungpinang Wajibkan Seluruh Pegawai dan Masyarakat Pakai Tanjak Setiap Hari Jumat

Sejumlah komoditas bahkan mengalami penurunan dibandingkan saat Ramadan dan Lebaran.

Dari sidak tersebut diketahui harga cabai keriting turun dari Rp68.000 menjadi Rp65.000 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada tomat dan kangkung yang kini dijual seharga Rp12.000 per kilogram.

“Petani sudah mulai beraktivitas lagi seperti biasa, jadi stok di pasar cukup melimpah.

Itu salah satu penyebab harga, seperti cabai dan sayur, bisa turun,” ujarnya, Selasa 8 April 2025.

Baca Juga: Inilah Karier Politik dan Riwayat Pendidikan Lucky Hakim Hingga Menjadi Bupati Indramayu

Laporan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) juga mencatat sebagian besar harga bahan pokok tetap atau turun dibandingkan sehari sebelumnya.

Beberapa komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, dan daging ayam tidak mengalami perubahan harga.

Misalnya, beras Cap Gajah Merah masih di angka Rp16.500 per kilogram, dan minyak goreng kemasan premium tetap Rp18.500 per liter.

Riany menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan harga secara rutin guna menjaga kestabilan pasar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Harment Aditya

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X